Selasa, 11 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Empat Titik Traffic Light Padam, Dishub Berdalih Belum Ada Anggaran

06 November 2018, 16: 54: 52 WIB | editor : Abdul Basri

LALIN TAK TERATUR: Lampu traffic light di pertigaan Jalan Raya Panempan tidak berfungsi .

LALIN TAK TERATUR: Lampu traffic light di pertigaan Jalan Raya Panempan tidak berfungsi . (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

PAMEKASAN – Empat titik lampu traffic light (TL) di daerah Pamekasan tidak berfungsi. Akibatnya, arus lalu lintas (lalin) tidak teratur. Apalagi saat ini arus lalin di Kota Gerbang Salam semakin tinggi.

Di antara lampu TL yang padam di pertigaan jalan raya Pamekasan-Sumenep dan jalan Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu. Sedangkan  dua di antaranya berada di satu kecamatan yakni di perempatan Jalan Agus Salim, Kelurahan Barurambat dan pertigaan Jalan Raya Panempan, Kecamatan Pamekasan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan Ajib Abdullah mengatakan, sebagian TL tidak berfungsi. Bahkan, ada yang memang sengaja dimatikan. Sebab, lampu traffic light di daerah teresbut dinilai sudah tidak dibutuhkan. ”Seperti di perempatan Jalan Agus Salim. Sejak jalannya menjadi satu jalur lampunya dimatikan. Tentu setelah kami lakukan kajian bersama satlantas untuk sementara tidak difungsikan,” katanya kemarin (5/11).

Saat ini pihaknya masih menunggu perkembangan arus lalin di daerah tersebut. Jika arus lalin terus meningkat, pihaknya akan melakukan kajian ulang. Bisa saja nanti dicabut atau difungsikan kembali. ”Tunggu perkembangan,” ujarnya.

Sementara, untuk lampu TL di pertigaan jalan raya Pamekasan-Sumenep Ajib mengaku bukan tanggung jawabnya. Sebab, lampu tersebut berada di jalan provinsi. Dengan demikian, pengelolaan dan perbaikan wewenang dari pemerintah pusat. ”Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar segera diperbaiki. Sebab, arus lalin di sana cukup tinggi. Tapi, sekarang anggarannya belum ada. Kami masih menunggu anggaran untuk memperbaikinya,” ungkapnya.

Di samping itu, lampu TL di pertigaan Jalan Raya Panempan, Kecamatan Pamekasan, juga mengalami hal sama. Arus lalin tidak teratur karena lampu TL mati. ”Kami masih mau menganggarkan untuk perbaikan. Semoga nanti pada 2019 ada anggaran untuk memperbaiki lampu traffic light yang mati. Sebab, jika hal itu dibiarkan, akan membahaya pengendara,” terangnya.

Lampu TL di jalan Pademawu Barat juga mati. Namun, Ajib menampik bahwa lampu tersebut mati. ”Kalau yang di Pademawu kayaknya hidup,” klaimnya.

Kendati demikian, pihaknya berjanji akan memperbaiki semua lampu traffic light yang mati. Namun, harus disesuaikan dengan anggaran yang ada. Selain itu jalan yang arus lalin lebih padat akan lebih di utamakan. (c1)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia