Kamis, 13 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

Tidak Ada Fasilitas, Kekeringan di Kepulauan Sulit Teratasi

05 November 2018, 11: 29: 53 WIB | editor : Abdul Basri

KURANG AIR: Warga mengambil air di sumur Dusun Jam Busok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, beberapa waktu lalu.

KURANG AIR: Warga mengambil air di sumur Dusun Jam Busok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, beberapa waktu lalu. (MUSTAJI/RadarMadura.id)

SUMENEP – Hingga saat ini, kekeringan yang melanda daerah kepulauan sulit diatasi. Alasannya, Pemkab Sumenep masih belum memiliki peralatan yang bisa digunakan untuk menjangkau daerah kepulauan.

Hal itu diakui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi. Permasalahan terbesar untuk mengatasi kekeringan di kepulauan, tidak ada perahu tandon.

Menurut dia, tahun ini ada beberapa pulau di Kecamatan Sapeken yang mengalami kekeringan. Hanya, sulitnya menjangkau daerah tersebut membuat pemerintah tidak bisa berbuat banyak.

”Kami sudah mengajukan pengadaan perahu tandon ke pemerintah pusat. Tapi, sampai sekarang belum ada. Permasalahan utama kami memang kendala geografi. Sebba, jarak pulau dengan daratan memang cukup jauh,” jelasnya.

Pengiriman hanya dilakukan untuk Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, yang juga mengalami kekeringan. Rahman mengaku telah mengirimkan dua tandon air untuk memenuhi kebutuhan air para korban bencana gempa bumi di sana.

Desa Prambanan tidak masuk dalam daerah kekeringan karena masih memiliki sumber air yang bisa diakses warga. ”Dulu juga ada di Desa Sokarame Paseser, Kecamatan Nonggunong. Namun, sudah dibangun pompa air. Jadi, sudah tidak masuk kawasan kekeringan lagi,” ungkapnya.

Selain itu, kekeringan di Pulau Gili Labak hingga kini juga belum teratasi. Warga Gili Labak masih membeli air bersih di Pulau Talango. ”Belum ada solusi dari pemerintah. Warga sini masih beli air ke Talango,” tutur Ketua RT 5, Pulau Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep. 

(mr/aji/han/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia