Selasa, 20 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Rekreasi

Banyak Wisata Baru, Slopeng Kalah Saing

Senin, 05 Nov 2018 08:00 | editor : Abdul Basri

SEPI: Pemkab Sumenep bakal mengembangkan Pantai Slopeng pada 2019.

SEPI: Pemkab Sumenep bakal mengembangkan Pantai Slopeng pada 2019. (ALI HAFIDZ S/RadarMadura.id)

SUMENEP – Pengelola Pantai Slopeng mengakui minimnya jumlah pengunjung. Penyebabnya, tidak ada sarana-prasarana wisata yang mendukung. Selain itu, banyak tempat wisata baru bermunculan di Sumenep.

Pantauan RadarMadura.id, Sabtu (3/11) hanya ada sepasang kekasih yang duduk di gazebo paling barat. Sejumlah tempat duduk kosong dan lusuh seperti tak pernah ditempati sama sekali. ”Sudah delapan tahun tidak ada perubahan. Tetap saja seperti ini,” ujar staf pelaksana Pantai Slopeng Ek Sugianto.

Sugianto berharap Pantai Slopeng ada perubahan. Misalnya, tempat selfie, gazebo, dan lain-lain yang menarik pengunjung. ”Apalagi sekarang tiket masuk Rp 5.000 yang sebelumnya Rp 2.000. Jadi, pengunjung tambah gak minat. Sudah mahal, sarananya gak ada perubahan,” katanya.

Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep Imam Buchori mengatakan, tahun depan Pantai Slopeng akan berubah total. Tujuannya, menunjang pengembangan wisata yang dikelola Pemkab Sumenep. ”Insyaallah 2019 kondisinya akan berubah karena pengajuan pembangunan sarana dan prasarananya sudah disetujui pemerintah pusat,” jelas Imam.

Imam menerangkan, pengembangan pantai di Kecamatan Dasuk itu butuh biaya besar. Pengajuan yang diterima pusat senilai Rp 2,7 miliar dari dana alokasi khusus (DAK). ”Semoga maksimal dan bisa dinikmati semua pihak,” katanya. (c2)

(mr/luq/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia