Kamis, 15 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Madura Events

Event Spektakuler Semakin Dekat, Penjurian Madura Awards Segera Dimula

Jumat, 19 Oct 2018 12:10 | editor : Abdul Basri

BERSIAPLAH: Juri melakukan penilaian kepada salah seorang nomine Madura Awards 2017 kategori BUMDes paling bergeliat di Bangkalan.

BERSIAPLAH: Juri melakukan penilaian kepada salah seorang nomine Madura Awards 2017 kategori BUMDes paling bergeliat di Bangkalan. (BADRI STIAWAN/Radarmadura.id)

BANGKALAN – Pergelaran Anugerah Madura Awards 2018 segera dimulai. Panitia mulai melakukan berbagai persiapan. Event akbar yang diprakarsai Jawa Pos Radar Madura (JPRM) itu akan menghadirkan para tokoh populer versi pembaca koran harian JPRM. Kemudian penjurian pada sejumlah kategori lembaga berprestasi di Madura.

Penganugerahan penghargaan dibagi menjadi beberapa kategori. Di antaranya, penghargaan khusus (lifetime achievement award), tokoh pejabat publik terpopuler, tokoh muda Madura terpopuler, dan tokoh pendidikan terpopuler. Kemudian tokoh perempuan terpopuler dan tokoh politik terpopuler pilihan pembaca.

Selain itu, akan dilakukan penjurian terhadap kabupaten paling berprestasi, organisasi perangkat daerah (OPD), dan kecamatan menonjol dalam pelayanan publik. Kemudian badan usaha milik daerah (BUMD) leader, BUMDes paling bergeliat, serta brand terpopuler di Madura.

Penjurian bakal melibatkan akademisi dan jurnalis. Di Bangkalan, penjurian akan dilakukan bersama akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Di Sampang, akan melibatkan akademisi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Nazhatut Thullab (STAI NATA). Sedangkan untuk Pamekasan, penjurian akan dilakukan bersama akademisi Universitas Madura (Unira). Lalu untuk Sumenep melibatkan akademisi Universitas Wiraraja.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto menyampaikan, dari enam kategori yang akan dinilai dewan juri berupa prestasi atau penghargaan yang diperoleh sepanjang 2018. Tim juri akan melakukan survei dan penilaian faktual di sejumlah instansi.

Untuk instansi pemerintah seperti OPD, kecamatan, BUMD, maupun BUMDes, yang akan dinilai yakni nomine berdasarkan rekomendasi masing-masing pemkab se-Madura. Sedangkan untuk brand terpopuler, penjurian langsung dilakukan Jawa Pos. Penghargaan bagi brand terpopuloer akan diberikan pada produk-produk yang memiliki pasar paling besar di Madura.

”Nantinya para nomine akan dinilai. Kemudian dipilih beberapa untuk melakukan presentasi program inovasi dan prestasi di hadapan dewan juri,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Sugik itu mengungkapkan, pada November 2018, juri akan memulai penilaian. Pekan ini JPRM bakal berkoordinasi pada para dewan juri Madura Awards dari akademisi. ”Selama tiga bulan panitia melakukan persiapan. Pelaksanaannya Jumat, 21 Desember 2018, di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Bangkalan,” paparnya.

Mantan koordinator liputan JPRM itu mengatakan, kali ini JPRM kembali menggelar Anugerah Madura Awards yang keenam. Kota Zikir dan Salawat menjadi tuan rumah. Dukungan semua pihak diharapkan. Terutama, Pemkab Bangkalan. Dengan begitu, pergelaran akbar Madura Awards 2018 berjalan sukses.

”Harapannya, bisa sukses dan lancar. Kita buktikan bahwa Bangkalan mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan baik,” pungkasnya.

(mr/bad/luq/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia