Kamis, 15 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sportainment

Finis 10 Besar Pada Ajang Asia Road Racing Championship (ARRC)

Kamis, 18 Oct 2018 16:02 | editor : Abdul Basri

BERSEMANGAT: Pembalap belia asal Sampang Robby Sakera saat sesi foto bersama motor balapnya di Sentul Internasional Sirkuit, Bogor.

BERSEMANGAT: Pembalap belia asal Sampang Robby Sakera saat sesi foto bersama motor balapnya di Sentul Internasional Sirkuit, Bogor. (NANANG NOVIYANTO FOR Radarmadura.id)

SAMPANG – Penampilan Murobbil Fatoni semakin membaik. Saat ini pembalap 13 tahun asal Sampang itu berlaga di balapan level Asia kelas underbone 150 cc. Pada kejuaraan balap internasional itu, Robby Sakera –panggilan Murobbil Fatoni– membawa bendera Indonesia.

Sebagai pembalap yang masih belia, penampilan Robby Sakera di lintasan nasional berhasil mencuri perhatian. Pada seri ke-5 ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018 yang berlangsung di Sentul Internasional Sirkuit, Bogor, Robby Sakera menunjukkan bakatnya.

Robby berhasil finis di posisi ke-10 dari 24 pembalap setelah melahap 10 lap dengan catatan waktu 18 menit 33 detik. Salah satu pembalap terbaik Pulau Garam itu saat ini tergabung bersama Team Yamaha 549 Kaboci Sponzen.

”Sungguh perjuangan yang luar biasa. Ini adalah penampilan pertama Robby di level Asia. Mungkin selanjutnya di ARRC Thailand akan memberikan performa yang lebih baik lagi,” ujar Nanang Noviyanto, Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sampang, Rabu (16/10).

Seri keenam atau babak grand final ARRC baru akan berlangsung pada 30 November–2 Desember di Chang International Circuit, Thailand. Nanang optimis Robby mampu berbicara banyak. ”Insyallah di Thailand, kami harapkan bisa tembus podium ,” imbuh Nanang.

Menurut Nanang, itu merupakan balapan pertama Robby di level Asia, terutama dalam ajang ARRC. Kejuaraan ini sudah memasuki seri kelima. Total terdapat 6 seri, namun di seri kelima Robby sudah menunjukkan kualitasnya.

Sebenarnya Robby melakukan start dari grid 22. Pada kualifikasi Jumat (12/10), Robby masih harus beradaptasi dengan motornya. ”Karena motor level internasional spesifikasinya berbeda dengan spesifikasi motor untuk kejurnas,” ungkap Nanang.

Namun pada saat race pertama untuk warm-up sebelum balapan, Robby mulai menemukan feel bagus dengan motornya. Dengan sabar dan konsisten, Robby berhasil menyodok ke posisi ke-10. 

 

(mr/dam/han/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia