Kamis, 15 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Hukum & Kriminal

Kasus Pembunuhan Taksi Online Tunggu Putusan Hakim

Tuntutan 15 Tahun Penjara

Selasa, 16 Oct 2018 21:48 | editor : Abdul Basri

Kasus Pembunuhan Taksi Online Tunggu Putusan Hakim

BANGKALAN — Agenda sidang perkara dugaan perampokan disertai pembunuhan sopir taksi online batal digelar Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan, Senin (15/10). Pemicunya, majelis hakim belum merampungkan berkas putusan bagi empat terdakwa.

Mereka adalah Febry Ika Pramata, 23, warga Desa Maguan, Kecamatan Berbek, Nganjuk; dan Rusdianto, 35, warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh. Kemudian, Zainal Arifin, 33, warga Desa Jukong, Kecamatan Labang; dan Dewi Agustina, 23, asal Desa Pamolokan, Sumenep.

Zainal Arifin dan Dewi Agustina diketahui merupakan pasangan suami istri (pasutri). Sementara sidang terdakwa Sahwen, warga Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis, sudah final. Sahwen yang berperan sebagai penadah divonis 1 tahun 10 bulan.

Pada sidang agenda tuntutan Kamis (4/10), jaksa menuntut empat terdakwa dengan pasal 365 ayat (4) KUHP. Zainal Arifin dituntut 18 tahun penjara, Dewi Agustina dituntut 16 tahun penjara. Sementara Rusdianto dan Febry Ika Pramata dituntut 15 tahun penjara.

Humas PN Bangkalan Sugiri Wiryandono membenarkan, sidang putusan perkara dugaan perampokan disertai pembunuhan sopir taksi online ditunda. Sidang putusan ditunda atau bakal dibacakan pada Kamis (18/10) mendatang.

Dia mengungkapkan, perampokan disertai pembunuhan sopir taksi online merupakan kasus keji. Oleh karena itu, dibutuhkan kehati-hatian dalam memutus. ”Itu kan kasus keji. jadi harus hati-hati betul,” terangnya.

Sugiri menambahkan, pihaknya masih melakukan musyawarah dengan hakim. Tujuannya, membahas putusan yang pantas dan adil bagi para terdakwa. Namun, tetap berpedoman terhadap fakta persidangan sebelum-sebeluumnya.

Sebelumnya, Minggu (26/11/2017) Ali Ghufron, 23, warga Kedinding Lor, Kenjeran, Surabaya, ditemukan tewas dengan kondisi leher nyaris putus di persawahan di pinggir jalan raya Dusun Kalkal, Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh. Terungkap empat tersangka melakukan pembunuhan. Mereka menggasak handphone, dompet, uang, dan mobil Avanza putih L 1537 PT.Empat pelaku adalah Febry Ika Pramata, Rusdianto, Zainal Arifin, dan Dewi Agustina. Sementara Sahwenberperan sebagai penadah kendaraan hasil kejahatan.

(mr/luq/bam/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia