Kamis, 15 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Sumenep Kesulitan Endus Pelaku Perampokan Emas 3,7 Miliar

Selasa, 16 Oct 2018 15:19 | editor : Abdul Basri

BISA PULANG: Januar Eliya Safitri, korban perampasan emas sudah pulang dari RSUD dr H Moh. Anwar, Sumenep.

BISA PULANG: Januar Eliya Safitri, korban perampasan emas sudah pulang dari RSUD dr H Moh. Anwar, Sumenep. (ALI HAFIDZ S/Radarmadura.id)

SUMENEP – Polisi masih gagal melacak keberadaan pelaku perampokan emas senilai Rp 3,7 miliar di Kabupaten Sumenep. Buktinya, hingga Senin (15/10) Polres Sumenep belum berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya. Padahal, dalam pencariannya, sudah meloibatkan Polda Jawa Timur (Jatim).

Kasubbaghumas Polres Sumenep Ipda Agus Suparno mengatakan, lima tersangka saat ini masih tahap pencarian. Selain dari polres dan Polsek Pasongsongan, pihaknya juga dibantu Polda Jatim. ”Masih dicari sampai ketemu,” kata Agus.

Polres minta dukungan masyarakat untuk memudahkan pengungkapan kasus tersebut. Pihaknya berjanji menyelesaikan kasus kriminal yang meresahkan masyarakat itu. ”Ciri-ciri tersangka belum diketahui,” imbuh Agus.

            Kapolsek Pasongsongan AKP Suwardi mengaku belum memiliki target. Namun, dia berjanji akan mengungkap kasus tersebut hingga tuntas. Menurut Suwardi, setelah kejadian, pelaku melarikan diri ke arah barat.

            Sebagaimana diberitakan, Pipit dan pamannya Slamet Hariyanto, 43, Warga Desa/Kecamatan Pasongsongan menjadi korban perampokan. Pelakunya diduga berjumlah lima orang yang saat kejadian menggunakan tiga sepeda motor.

Akibat kejadian itu, emas seharga Rp 3,5 miliar raib. Di tas korban juga ada uang Rp 200 juta sehingga total Rp 3,7 miliar. Salah satu pelaku juga menyabetkan senjata tajam ke lengan Pipit. Setelah mendapat penanganan medis di RSUD dr H Moh. Anwar, korban diperkenankan pulang.

(mr/*/han/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia