Kamis, 15 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sumenep

Produksi Garam Baru 280 Ribu Ton

Selasa, 16 Oct 2018 10:16 | editor : Abdul Basri

MENUMPUK: Petani mengangkut garam di tambak Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Senin (15/10).

MENUMPUK: Petani mengangkut garam di tambak Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Senin (15/10). (IMAM S. ARIZAL/Radarmadura.id)

SUMENEP – PT Garam (Persero) mematok target produksi garam cukup tinggi tahun ini, yakni 350 ribu ton. Target tersebut disampaikan langsung Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko, Senin (15/10).

Dari target tersebut, sampai saat ini belum terealisasi 100 persen. Berdasarkan data di PT Garam, hingga kemarin produksi garam sekitar 280 ribu ton. Jumlah tersebut hasil dari lahan milik PT Garam yang tersebar di berbagai titik.

”Per hari ini produksi garam sudah 280 ribu ton,” kata Budi kepada Radarmadura.id. kemarin.

Pihaknya optimistis, target 350 ribu ton bisa terwujud hingga akhir musim nanti. Apalagi saat ini musim kemarau sedang berpihak pada pengelolaan lahan garam. Jika hingga November mendatang tidak turun hujan, target 350 ribu ton sangat mudah diperoleh.

”Insyaallah bisa lebih. Kami tetap optimistis akan target tersebut,” jelas pria yang hobi mendengarkan musik dan bersepeda itu. ”Alhamdulillah diparingi (diberi, Red) kemarau yang bagus,” tambahnya.

Selain produksi garam bagus, harga kristal putih itu juga berpihak kepada petani. Saat ini harga garam berada di kisaran Rp 1.300 per kilogram. Menurut Budi, harga tersebut cukup berpihak kepada rakyat.

”Harga garam sekarang bertahan Rp 1.300. Masih wajar dan sangat bagus untuk rakyat,” tukas peraih gelar doktor di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat tersebut.

Sementara itu, salah seorang petani garam di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget Rida’i menyebut bahwa harga naik turun. Pada panen pertama Juni lalu, harga garam mencapai Rp 2.500 per kilogram. Akan tetapi, seiring meningkatnya produksi, harga garam berangsur turun. ”Sekarang sudah turun harga garam,” tuturnya.

(mr/mam/hud/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia