Minggu, 18 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sumenep

Dua Orang Korban Gempa Dirujuk ke RSUD

Senin, 15 Oct 2018 11:19 | editor : Abdul Basri

SAKIT: Aniyah, 70, warga Dusun Konlaok, Desa Prambanan, terbaring lemas di ruang rawat Puskesmas Gayam. Dia salah satu korban gempa Pulau Sapudi.

SAKIT: Aniyah, 70, warga Dusun Konlaok, Desa Prambanan, terbaring lemas di ruang rawat Puskesmas Gayam. Dia salah satu korban gempa Pulau Sapudi. (MUSTAJI/Radarmadura.id)

KONDISI tujuh dari sembilan korban gempa Pulau Sapudi yang menderita luka berat yang dirawat di Puskesmas Gayam mulai membaik. Minggu (14/10) mereka dibawa pulang oleh keluarganya. Sementara dua korban lainnya dirujuk ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep untuk dioperasi.

Kemarin tinggal satu korban gempa yang dirawat di Puskesmas Gayam. Yaitu Aniyah, 70, warga Dusun Konlaok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi. Dia dirawat selama dua hari.

Nenek dengan lima cucu ini mengalami syok akibat gempa yang menyebabkan rumahnya rusak. ”Ibu saya sudah dua hari di sini. Kemarin periksa di posko dan dirujuk ke puskesmas,” kata Moh. Saleh, 36, anak Aniyah.

Kepala Puskesmas Gayam dr Ida Royani menjelaskan, Aniyah tidak termasuk dalam sembilan orang korban luka berat akibat gempa. Aniyah mengalami syok akibat gempa. ”Ibu Aniyah ini salah satu korban gempa yang mengalami syok. Memang tidak mengalami luka fisik, tapi psikisnya tidak kuat,” jelasnya.

Ida menyampaikan bahwa tujuh dari sembilan korban gempa yang mengalami luka berat telah dibawa pulang oleh keluarganya. Menurut dia, kondisi ketujuh korban tersebut sudah membaik.

Sementara dua korban luka berat lainnya dirujuk ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Sebelumnya, ada tiga korban yang rencananya akan dirujuk.

Yaitu Rahmani, 40, warga Dusun Sumber Jati, Desa Prambanan, Kecamagan Gayam yang mengalami patah tulang kaki kiri; Nasiyah, 58, warga Dusun Jam Busok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam yang mengalami luka patah kedua lengan; dan Buhamah, 80, warga Dusun Karang Nyiur, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam. Dia cedera otak ringan.

Rahmani dan Nasiyah berangkat ke RSUD di Kota Sumenep Sabtu (13/10). Sedangkan Buhamah batal berangkat karena mampu ditangani tim dokter Puskesmas Gayam. ”Rahmani tadi subuh (kemarin, Red) sudah dibawa pulang oleh keluarganya. Pasien luka berat yang lain juga sudah dibawa pulang,” ujar Ida. 

(mr/aji/hud/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia