Minggu, 18 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sampang

Siswa Tewas sebelum Tiba di Sekolah

Minggu, 14 Oct 2018 18:06 | editor : Abdul Basri

TAK BERNYAWA: Korban laka lantas berada di ruang IGD RSUD Mohammad Zyn Sampang.

TAK BERNYAWA: Korban laka lantas berada di ruang IGD RSUD Mohammad Zyn Sampang. (KASATLANTAS FOR Radarmadura.id)

SAMPANG – Nasib tragis menimpa Deni, pelajar MTs Darussalamah, Sabtu (13/10) sekitar pukul 06.45. Remaja 15 tahun itu tewas setelah terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebelum tiba di sekolahnya .

Ceritanya, Deni mengendarai sepeda motor Vario dengan nomor polisi (nopol) L 6885 ZH. Dia membonceng temannya, Hafi Maulidi, 15, dan Ilham Sanusi, 13. Kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari utara di jalan raya Desa Baruh, Kecamatan Sampang.

Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), Deni tidak bisa menguasai medan jalan. Sebab, jalan agak menikung. Kendaraan itu melaju agak ke kanan.

Nahas, dari selatan juga melaju pikap bernopol M 8280 F yang dikemudikan Abd. Rosyid, 33, warga Dusun Bu'tana, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Pamekasan. Pikap itu mengangkut kelapa. Karena terlalu dekat, kecelakaan pun tak bisa dihindarkan.

Kasatlantas Polres Sampang AKP Achmadi mengutarakan, akibat laka lantas tersebut, Deni mengalami luka berat dan meninggal di RSUD Mohammad Zyn. ”Mereka sekolah di MTs, salah satu sekolah di Desa Baruh. Mungkin karena terburu-buru,” ujarnya.

 Achmadi menambahkan, dua korban lainnya selamat. Hanya mengalami luka ringan dan dalam keadaan sadar saat dirawat di RSUD. Polisi sudah mengamankan barang bukti (BB) berupa kendaraan beserta pengemudi pikap.

”BB diamankan di kantor laka lantas. Pengemudi pikap kami mintai keterangan,” tuturnya. ”Kami minta pengemudi selalu waspada. Jangan ngebut di jalan raya. Demi keselamatan bersama,” imbaunya. 

(mr/rul/onk/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia