Selasa, 11 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

Proyek DAK Senilai Rp 225 Juta Mandek

12 Oktober 2018, 10: 03: 47 WIB | editor : Abdul Basri

TERHENTI: Siswa SDN Juluk 1 sedang berjalan di depan kelas yang masih direnovasi, Kamis (11/10).

TERHENTI: Siswa SDN Juluk 1 sedang berjalan di depan kelas yang masih direnovasi, Kamis (11/10). (ALI HAFIDZ S./Radarmadura.id)

SUMENEP – Proyek rehab ruang kelas di SDN Juluk 1, Kecamatan Saronggi, mandek. Proyek tersebut menelan anggaran Rp 225.900.000 dari dana alokasi khusus (DAK). Masa pengerjaan selama tiga bulan.

Kepala SDN Juluk 1 Sulla mengatakan, mangkraknya rehab kelas itu karena dana termin kedua belum turun. ”Baru 30 persen dana yang turun,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (11/10).

Dia menjelaskan, sebagian dana yang digunakan untuk pengerjaan proyek tersebut masih berutang. ”Kami talangi dulu dengan ngutang. Tapi karena sudah tidak kuat, maka kami stop dulu tukangnya,” jelas Sullah.

Ditanya alasan tidak memasang papan nama, Sulla berdalih papan itu masih dipesan. Hingga saat ini, papan tersebut belum selesai sehingga belum dipasang. ”Belum kami pasang memang,” kelitnya.

Kabid Dikdas Disdik Sumenep Fajarisman mengatakan hal berbeda. Menurut dia, untuk termin kedua, DAK sudah turun. ”Loh dananya sudah turun dua hari lalu. Itu kepala sekolah kok ketinggalan informasi,” katanya.

Fajar meminta Kepala SDN Juluk 1 segera menghadap ke disdik. Sebab, DAK SD sudah turun. Terkait papan informasi yang belum terpasang, Fajar berjanji akan memanggil dan menindaklanjuti. 

(mr/*/han/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia