Jumat, 19 Oct 2018
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Baru Keluar Penjara Abdul Wahid Masuk Lagi

Menjambret Dompet Nyaris Dimassa Warga

Kamis, 11 Oct 2018 13:28 | editor : Abdul Basri

TAK BERKUTIK: Tersangka kasus jambret Abdul Wahid (pakai sarung diborgol) dimintai keterangan di Polsek Tlanakan, Rabu (10/10).

TAK BERKUTIK: Tersangka kasus jambret Abdul Wahid (pakai sarung diborgol) dimintai keterangan di Polsek Tlanakan, Rabu (10/10). (ANIS BILLAH/Radarmadura.id)

PAMEKASAN – Abdul Wahid 19, warga Desa Tambakan, Kecamatan Camplong, Sampang tidak kapok berurusan dengan penegak hukum. Laki-laki yang baru saja keluar penjara itu kembali ditangkap saat berusaha merampas dompet milik. Dia nyaris dimassa warga, beruntung polisi segera di tempat kejadian perkara di Jalan Raya Desa Branta Tinggi Kecamatan Tlanakan Pamekasan sekitar pukul 09. 20.

Informasi yang dihimpun Radarmadura.id, Abdul Wahid berusaha menjambret Indah Yatin, 52, warga Dusun Panglurus, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan. Aksi itu dilakukan saat korban hendak pulang bersama putrinya, Nurma Sari, 20, dengan menaiki sepada motor nopol M 2589 BF. Tanpa mereka sadari dari belakang ada yang mengikuti.

Ketika Nurma Sari tiba di jalan tanjakan, Abdul Wahid langsung beraksi. Dia mendekati motor korban dan merampas dompet yang sedang digenggam. Korban terjatuh dari motor karena kehilangan keseimbangan. Sontak warga yang berada di sekitar TKP langsung menghentikan aksi tersangka jambret. Abdul Wahid berhasil dicegat warga, beruntung saat yang bersamaan anggota Polsek Tlanakan berada tidak jauh di TKP.

”Waktu itu personel kami ada di jalan mau ke polres. Sepuluh menit sebelum kejadian, mereka pamit ke saya mau ke polres. Karena ada jambret, mereka langsung melakukan pengamanan,” jelas Kapolsek Tlanakan AKP M. Soleh, Rabu (10/10).

Dikatakan, tersangka jambret datang dari arah kiri belakang dan berusaha merampas dompet korban yang berisi sejumlah uang. Beruntung, saat itu ada warga yang membantu korban sehingga tersangka bisa diamankan.

Saat melakukan aksinya, Abdul Wahid menggunakan motor. Dia sendirian. Diduga dia berasal dari barat dan mengintai korban sejak berada di pasar. ”Motor tersangka tanpa pelat nomor. Katanya beli seharga Rp 4 juta,” beber Soleh.

Tercatat Abdul Wahid baru keluar dari penjara. Dia langsung digelandang ke Mapolsek Tlanakan setelah aksinya berhasil digagalkan ”Tersangka pelaku ini sudah berkali-kali melakukan kejahatan. Dia residivis,” imbuhnya.

Polisi mengumpulkkan barang bukti lain. Setelah barang bukti motor milik tersangka pelaku diamankan. Selain itu juga diamankan barang bukti lain berupa HP, dan dompet kecil berisi uang Rp 850 ribu milik korban. 

(mr/*/hud/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia