Jumat, 19 Oct 2018
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Sepuluh Hari Polisi Ringkus Empat Tersangka Narkoba

Satu DPO Narkoba Keok di Bali

Kamis, 11 Oct 2018 13:26 | editor : Abdul Basri

KEOK: Tersangka penyalahgunaan narkoba digelandang polisi di Polres Pamekasan, Rabu (10/10).

KEOK: Tersangka penyalahgunaan narkoba digelandang polisi di Polres Pamekasan, Rabu (10/10). (PRENGKI WIRANANDA/Radarmadura.id)

PAMEKASAN – Sepuluh hari terakhir, Polres Pamekasan berhasil menangkap empat tersangka penyalahgunaan narkoba. Mereka satu jaringan yang ditangkap di tempat berbeda. Bahkan salah satu tersangka ditangkap di Bali.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo mengatakan, jaringan narkoba memang dalam incaran polisi. Korps Bhayangkara melakukan penyelidikan sejak sebulan lalu. Polisi melakukan pengejaran hingga Bali karena tersangka yang ditetapkan menjadi daftar pencarian orang (DPO) lari ke Pulau Dewata.

Diungkapkan, pada 1 Oktober lalu, polisi berhasil menangkap DPO tersangka kasus narkoba yakni Iqbal. Remaja ini dibekuk di Kelurahan Sumara Pure Kangen, Kecamatan Klungkung, Kota Bali. ”Tersangka menyandang status DPO,” katanya, Rabu (10/10).

Dikatakan, jika tersangka Iqbal diintai sejak 29 Agustus lalu. Dari tangan tersangka, polisi menyita narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,40 gram. Remaja asal Kecamatan Palengaan itu kemudian dibawa ke Pamekasan. ”Penangkapan Iqbal kami koordinasikan dengan Polda Bali,” tegas Teguh.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan penyidikan. Keesokan harinya, Korps berbaju cokelat itu kembali berhasil menangkap tersangka pengguna narkoba. Yakni Dedy Kurniawan, 29, asal Dusun Tanjung Tengah, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu.

Dari tangan Dedy, polisi mengamankan sabu-sabu seberat 0,31 gram. Polisi juga menyita seperangkat alat isap. Penyidikan terus berlanjut, Bambang Irawan, 23, asal Dusun Sekeser, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu berhasil diringkus.

Terakhir, polisi berhasil meringkus Agus Susandi Firmanto, 23, asal Desa Sumedangan di salah satu rumah di Desa Sumedangan. Dari hasil penyidikan Bambang dan Agus diduga berperan sebagai pengedar narkoba. Dari dua tersangka itu, polisi mengamankan barang bukti (BB) sabu-sabu seberat 3,11 gram.

”Total dari empat tersangka diamankan seberat 3,82 gram sabu-sabu,” ujar Teguh.

Dia menambahkan, empat tersangka diancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup. Polisi bakal terus memburu pengguna, pengedar, bahkan bandar narkoba.

(mr/pen/hud/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia