Senin, 17 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sampang

Tidak Bisa Mendaftar CPNS 2018, Honorer K-2 Akan Datangi Kemen PAN-RB

09 Oktober 2018, 15: 01: 21 WIB | editor : Abdul Basri

BERKERUMUN: Puluhan honorer K-2 mengumpulkan berkas pendaftaran CPNS kepada koordinator di sekitar Lapangan Wijaya Kusuma, Sampang, Senin (8/10).

BERKERUMUN: Puluhan honorer K-2 mengumpulkan berkas pendaftaran CPNS kepada koordinator di sekitar Lapangan Wijaya Kusuma, Sampang, Senin (8/10). (DARUL HAKIM/Radarmadura.id)

SAMPANG - Pendaftaran CPNS juga terjadi di Sampang. Badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) tidak bisa memberikan solusi. Karena itu, puluhan honorer K-2 akan mendatangi Kemen PAN-RB. 

Kendala pendaftaran CPNS disampaikan kepada BKPSDM serta kepada Komisi I dan IV DPRD Sampang. Honorer K-2 menyampaikan supaya kendala tersebut mendapat perhatian pemerintah. 

Karena tidak ada solusi, para tenaga pendidik itu ingin mendatangi Kemen PAN-RB. Mereka mengumpulkan berkas pendaftaran CPNS kepada koordinator untuk disampaikan kepada Kemen PAN-RB. 

Langkah cepat dilakukan karena deadline pendaftaran CPNS tinggal sepekan. Koordinator honorer K-2 Sampang Syaif Al Hanun mengatakan, ada 194 honorer K-2 yang mendaftar CPNS pada 2013. Dalam pendaftaran CPNS tahun ini, sebagian di antara mereka mengalami kendala. 

Padahal, kriteria sudah memenuhi. ”Dari 194 orang, ada 70 yang hadir, Senin (8/10) tidak bisa mendaftar karena tidak bisa mencetak salinan nomor peserta tahun 2013,” katanya. 

Padahal, lanjut pria yang mengajar di SDN Ragung IV, Kecamatan Pangarengan, itu 194 honorer tersebut memenuhi syarat. Seperti umur dan ijazah. Pria yang mengajar sejak 2004 itu mengaku tidak tahu pasti kendala tidak bisa mencetak salinan nomor peserta 2013. 

Pihaknya sudah mendatangi BKPSDM Sampang untuk menanyakan masalah tersebut. ”Kami tidak menyalahkan BKPSDM atau disdik karena yang berbicara sistem,” tegasnya. 

Karena tidak ada solusi, pihaknya akan mendatangi Kemen PAN-RB serta BKN pusat untuk menanyakan pokok persoalan yang dialami. Upaya mereka mendatangi Kemen PAN-RB sebagai bentuk memperjuangkan nasib. ”Kami belum tahu kapan ke Jakarta. Secepatnya akan berangkat. Sebab, 15 Oktober server pendaftaran CPNS tutup,” katanya. 

Kabid Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Suyono mengatakan, pihaknya sudah menemui dan menerima keluhan honorer K-2 yang tidak bisa mendaftar. Solusinya, mereka yang tidak bisa mencetak kartu akan disampaikan kepada Kemen PAN-RB. 

Pihaknya sudah menyampaikan kepada Panselnas CPNS tentang kendala di Sampang. Pihaknya menunggu jawaban Kemen PAN-RB. Jumlah pendaftar tes CPNS di Sampang 695 orang. ”Kendala tidak ada lagi, selain yang ini (tidak bisa mencetak salinan nomor peserta 2013, Red),” tukasnya. 

Untuk diketahui, Pemkab Sampang mendapatkan 285 formasi CPNS 2018. Perinciannya, 203 formasi untuk eks honorer K-2, tiga formasi untuk cum laude, satu formasi untuk disabilitas, dan sisanya untuk umum. 

(mr/hud/rul/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia