Senin, 17 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

Puluhan Santriwati Dibawa ke Puskesmas

08 Oktober 2018, 15: 28: 20 WIB | editor : Abdul Basri

PANIK: Sejumlah santriwati, wali santri, dan pengurus Ponpes Al-Karimiyyah berada di Puskesmas Gapura, Sumenep, Sabtu malam (6/10).

PANIK: Sejumlah santriwati, wali santri, dan pengurus Ponpes Al-Karimiyyah berada di Puskesmas Gapura, Sumenep, Sabtu malam (6/10). (ALI HAFIDZ S/Radarmadura.id)

SUMENEP – Puluhan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Karimiyyah, Desa Beraji, Kecamatan Gapura dibawa ke sejumlah puskesmas dan RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep pada Sabtu malam (6/10). Mereka mengalami demam tinggi dan muntah-muntah.

Belum diketahui secara pasti penyebab puluhan santriwati itu didera demam tinggi sampai muntah-muntah. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, hingga Minggu (7/10) ada 36 santriwati yang sakit.

Sabtu malam (6/10) banyak santriwati dibawa ke Puskesmas Gapura. Kepala Bidang (Kabid) Kepegawaian Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Nur Insan malam itu berada di Puskesmas Gapura. Dia bersama tiga dokter. Dua dari Puskesmas Pragaan dan satu dokter dari Puskesmas Gapura.

Nur Insan menyampaikan, puluhan santriwati mengalami sakit panas yang cukup tinggi disertai muntah-muntah. Kata dia, untuk mengetahui penyebab santriwati sakit harus menunggu hasil pemeriksaan medis. Darah dan urine santriwati diambil sebagai sampel untuk diperiksa. ”Kita lihat saja nanti hasil pemeriksaan dokter,” ucapnya.

Puskesmas Gapura tidak bisa menampung semua santriwati yang sakit. Karena itu, imbuh Nur Insan, sebagian santriwati dibawa ke Puskesmas Pandian, Batuan, dan Lenteng.

Selain ke puskesmas, juga ada santriwati yang dibawa ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep pada Sabtu malam (6/10). ”Iya ada beberapa santri. Tapi, kami belum bisa memberikan keterangan resmi apa penyebabnya,” kata Direktur RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep dr Fitril Akbar.

(mr/*/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia