Senin, 10 Dec 2018
radarmadura
 
icon featured
Pamekasan

Bangun Puskesmas Rp 5 M

Dianggarkan sejak 2017

Minggu, 07 Oct 2018 16:06 | editor : Abdul Basri

Bangun Puskesmas Rp 5 M

PAMEKASAN – Pemkab Pamekasan berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satunya, membangun pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) baru. Tahun ini, pemerintah mengucurkan dana Rp 5 miliar untuk pembangunan sarana pelayanan kesehatan itu.

Pantauan di laman LPSE Setkab Pamekasan, pembangunan puskesmas itu berlokasi di Kecamatan Palengaan. Anggaran lebih dari Rp 5 miliar itu dibagi untuk dua kegiatan yang dikerjakan dua rekanan berbeda.

Rp 98.675.000 digunakan untuk kegiatan jasa konsultan pengawas. Lelang proyek ini dimenangkan CV Cipta Graha di Jalan Panglima Sudirman VII/156. Sementara Rp 4.908.950.000 digunakan untuk pekerjaan konstruksi.

Kegiatan ini sebenarnya dianggarkan pada 2017. Namun, tidak terealisasi. Lelang proyek ini dimenangkan PT Kapuas Faisal Bersaudara asal Pamekasan.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur mengatakan, peningkatan pelayanan kesehatan sangat penting. Sebab, pelayanan tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sejauh ini, keluhan terhadap pelayanan kesehatan masih sering terdengar.

Masyarakat belum puas dengan pelayanan yang disajikan di rumah sakit pelat merah hingga puskesmas. Padahal, pelayanan ramah dan prima sangat dibutuhkan. Mengingat, warga yang datang ke tempat pelayanan kesehatan itu dalam kondisi panik. ”Kalau pelayanan tidak ramah, masyarakat tambah panik,” katanya kemarin (6/10).

Sahur berharap, proyek pembangunan puskesmas itu segera dituntaskan. Apalagi,  pembangunannya telah dianggarkan sejak 2017. Namun karena ada sejumlah kendala, akhirnya tidak terealisasi.

Politikus PPP itu berharap proyek tersebut tidak gagal untuk kali kedua. Rekanan pemenang tender harus segera merealisasikan. Mengingat, waktu semakin mepet. ”Segera selesaikan,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Ismail Bey mengatakan, proyek pembangunan puskesmas itu dalam rangka untuk peningkatan pelayanan kesehatan. Dengan bertambahnya puskesmas, mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Mengenai proses lelang, Ismail Bey menyerahkan sepenuhnya pada Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Setkab Pamekasan. Dinkes hanya menyerahkan dokumen yang dibutuhkan dalam lelang. ”Kalau lelangnya ke bagian pengadaan (LPBJ, Red),” katanya.

Pada kesempatan lain, Bupati Baddrut Tamam komitmen meningkatkan pelayanan kesehatan. Sikap ramah dari petugas kepada pasien dan keluarga pasien akan dimaksimalkan. ”Kalau petugas ramah, orang sakit bisa segera sembuh,” tandasnya. 

(mr/pen/luq/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia