Senin, 17 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Features
Mengunjungi Budi Daya Kambing Etawa

Tak Hanya Sehat, Susu Yang Dihasilkan Dapat Juga Mengobat Penyakit

05 Oktober 2018, 13: 31: 02 WIB | editor : Abdul Basri

GIGIH: Pengelola Kebun Assalam Homaidy Ch memberikan makan kambing etawa yang dipelihara di Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

GIGIH: Pengelola Kebun Assalam Homaidy Ch memberikan makan kambing etawa yang dipelihara di Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. (IMAM S. ARIZAL/Radarmadura.id)

SUMENEP - Beternak untuk mendapatkan keuntungan sudah biasa. Namun, ada yang berbeda dalam pengembangan dan budi daya kambing etawa di Kebun Assalam Sumenep. Pengelola ternak mengutamakan pemberdayaan masyarakat dan kesehatan. Ini laporan Radarmadura.id.

Berkunjung ke kebun Assalam sepintas sama dengan kebun-kebun lainnya. Secara geografis pun hampir sama. Namun, tempat itu mempunyai nilai ketertarikan sendiri. Sehingga, kebun yang terletak di puncak bukit Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep ini digandrungi banyak orang.

Akses ke lokasi kebun ini tidak terlalu sulit. Sebab areal kebun dilintasi jalan ber –  hotmix  yang menghubungkan Kecamatan Ganding dengan Kecamatan Pasongsongan. Meskipun cukup dari perkampungan tempat ini selalu ramai.

Tempat yang sejuk dan indah ini dimanfaatkan untuk budi daya kambing etawa. Jumlahnya tidak banyak. Hanya 16 ekor. Tapi, kambing-kambing tersebut telah menghasilkan banyak susu dengan kualitas prima.

Pengelola Kebun Assalam Homaidy Ch menuturkan, memelihara kambing etawa bukan semata kepentingan finansial. Akan tetapi, misi kesehatan menjadi tujuan utama. Sebab, susu yang dihasilkan dari kambing etawa menurut dia dapat bermanfaat bagi kesehatan.

”Manfaat susu kambing etawa ini bisa untuk terapi penyakit lambung, maag, batuk, dan penyakit lainnya,” kata Homaidy Ch memulai pembicaraan.

Dari belasan ekor kambing yang dipelihara, bisa menghasilkan banyak susu. Sekali perah menurutnya bisa mencapai lima liter. Kambing-kambing tersebut diperah setiap hari dan dikirimkan kepada pelanggan.

Harga susu kambing etawa tidaklah terlalu mahal. Setiap botol yang berisi 330 ml hanya Rp 12 ribu. Menurut Homaidy, dengan harga tersebut masyarakat bisa mendapatkan manfaat kesehatan melimpah.

Untuk memperoleh susu berkualitas, pihaknya memperhatikan aspek kesehatan dan keagamaan. Dari sisi kesehatan, dia menerapkannya pada menu pakan kambing. Hanya dedaunan dan ampas jagung yang diberikan ke kambing-kambing peliharaannya.

”Kambing-kambing di sini tidak pernah diberi pakan konsentrat,” tegas pria yang juga pembatik itu.

Di sisi agama, pihaknya sangat memperhatikan kebersihan dan kesucian susu. Sebelum diperah, kambing-kambing dimandikan terlebih dahulu. Paling tidak, susu kambingnya dibersihkan sampai tidak ada kotoran yang melekat. ”Jadi kami perhatikan betul kebersihan dan kesuciannya. Sebab susu ini kan untuk dikonsumsi,” tambahnya.

 Banyak pelanggan yang sudah membeli susu kambing etawa di Kebun Assalam. Ada yang bahkan datang dari luar daerah, terutama dari Pamekasan. Mereka secara khusus memesan susu kambing etawa untuk terapi kesehatan. ”Untuk di Sumenep, susu kambing etawa dijual di Kafe Kancakona Kopi,” tegas pria penerima penghargaan Tokoh Pemuda Kreatif dan Berprestasi dari Bupati Sumenep itu.

Selain kambing etawa, saat ini sudah ada dua kambing jenis baru di Kebun Assalam. Yakni, kambing sapera. Spesies ini hasil kawin silang antara kambing etawa dengan kambing gurun. Berkat kawin silang ini, susu perahan yang dihasilkan lebih banyak. ”Lebih banyak yang kambing sapera susunya,” imbuhnya.

Susu kambing etawa memang memiliki manfaat lebih. Pada 13 Juni 2016, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan pernah memposting manfaat susu kambing etawa di laman resmi Kementerian Pertanian. Di situ disebutkan bahwa susu kambing etawa dipercaya memiliki berbagai manfaat luar biasa bagi kesehatan.

Di antaranya, susu kambing etawa memiliki sifat anti-inflamasi alami. Kemudian, susu tersebut juga mengandung asam lemak esensial, bisa memperbaiki sistem pencernaan, dan tidak menyebabkan alergi. Manfaat lainnya, dapat bertindak sebagai agen metabolik, kaya kalsium, sebagai nutrisi baik dan alami, dapat mengobati penyakit TBC dan asma, baik untuk ibu hamil dan menyusui, serta dapat menyehatkan kulit.

(mr/mam/hud/fat/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia