Rabu, 12 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan
PKPI Belum Setor Rekening Dana Kampanye

KPU Layangkan Surat ke Pengurus Kabupaten-Provinsi

03 Oktober 2018, 02: 34: 41 WIB | editor : Abdul Basri

KPU Layangkan Surat ke Pengurus Kabupaten-Provinsi

BANGKALAN – Partai politik (parpol) wajib menyetor rekening khusus dana kampanye (RKDK) dan laporan awal dana kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan. Batas akhir perbaikan 28 September lalu. Namun, PKPI tidak mengindahkan ketentuan tersebut.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, yang punya calon legislatif (caleg) untuk Pemilu 2019 memang hanya 15 parpol. PKPI tidak memiliki wakil rakyat yang maju pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 nanti. Tetapi, tetap wajib buat RKDK dan setor LADK. ”Kami juga kebingungan karena memang pengurusnya banyak mundur,” ujarnya.

Bahkan, Ketua dan Sekretaris PKPI Bangkalan kala itu lebih memilih dan maju sebagai caleg dari parpol lain. Ketuanya nyaleg dari PPP. Sementara sekretarisnya memilih kendaraan Gerindra dalam kontestasi Pileg 2019 mendatang. ”Cukup aneh bukan,” katanya Senin (1/10).

Fauzan menegaskan, meskipun PKPI tidak ikut serta dalam Pileg Bangkalan, tetap wajib untuk menyetorkan RKDK dan LADK ke KPU. Sebab, hal tersebut sudah ketentuan yang tidak bisa diganggu gugat. ”Aturannya memang begitu. Karena PKPI merupakan peserta Pemilu 2019,” terangnya.

Mantan aktivis PMII itu menambahkan, KPU sudah mengirim surat ke pengurus PKPI tingkat kabupaten dan provinsi. Kini pihaknya tengah menunggu respons atas surat yang dilayangkan. ”Sudah kami surati pengurus baru yang di Bangkalan dan provinsi,” ungkap dia.

Sementara itu, mantan Sekretaris PKPI Bangkalan Abdul Hadi mengaku sudah mundur dari PKPI. Menurut dia, saat ini sudah ada pelaksana tugas (Plt) yang baru. ”Saya sudah mundur,” ucapnya singkat. 

(mr/daf/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia