Senin, 10 Dec 2018
radarmadura
 
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Buru Pembuang Bayi Malang

Sabtu, 29 Sep 2018 10:39 | editor : Abdul Basri

SEHAT: Sumiati memangku bayi yang ditemukan di depan rumahnya saat diperiksa di Puskesmas Labang, Bangkalan.

SEHAT: Sumiati memangku bayi yang ditemukan di depan rumahnya saat diperiksa di Puskesmas Labang, Bangkalan. (JUPRI/radarmadura.id)

BANGKALAN – Keluarga Rohim Moadi, warga Dusun Tambak Agung, Desa Baengas, Kecamatan Labang, Bangkalan, kedatangan tamu tak diundang. Kamis (27/9) menjelang petang, keluarganya menemukan bayi di depan rumah. Bayi berjenis kelamin perempuan itu terbungkus sarung dalam keadaan hidup.

Rohim menceritakan, sore itu dia sedang dalam perjalanan dari Surabaya. Sementara di rumahnya hanya ada ibu dan anaknya, Elya Rahmah. Perempuan 21 tahun itu sedang sakit. Sekitar pukul 17.00, anak Rohim mendengar sepeda motor yang sedang berhenti di depan rumah.

Namun karena rumahnya berada di pinggir jalan, putrinya yang sakit tidak menggubris suara itu. Menurut dia, jalan di depan rumahanya sudah terbiasa menjadi lalu lalang kendaraan. ”Dikira sepeda motor sedang berhenti,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Madura Jumat (28/9).

Rohim menyebutkan, sekitar lima belas menit setelah anaknya mendengar motor berhenti terdengar tangisan bayi dari luar rumah. Saat dilihat keluar, terdapat bayi mungil di atas meja. ”Anak saya sempat ketakutan karena ada bayi yang tidak tahu dari mana asal usulnya,” imbuh Rohim.

Tidak berselang lama dari penemuan bayi, istri Rohim, Sumiati, datang. Perempuan 40 tahun itu kemudian membaawa bayi malang tersebut masuk ke rumahnya. Saat Rohim datang, Sumiati memberi tahu Rohim.

Kemudian mereka bergegas memanggil bidan desa Takrimah. Dari hasil pemerikasan, barat bayi 2.800 gram dengan panjang 50 sentimeter. Saat ditemukan, warna kulit kemerahan, menangis kuat, gerak aktif, dan tak ada trauma persalinan.

Setelah dibawa ke bidan setempat, dirinya langsung melaporkan kejadian itu kepada kepala desa. Kepala desa kemudian melaporkan kepada polisi sebelum akhirnya dirawat di Puskesmas Labang oleh petugas Polsek Sukolilo. Rohim berkeinginan bayi mungil itu untuk diasuhnya sendiri.

Kapolsek Sukolilo AKP Abd. Hamid membenarkan penemuan bayi itu. Pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan. Dia menjelaskan, tidak ada masyarakat yang melihat pembuang bayi tersebut.

Meski begitu, pihaknya berjanji akan berupaya mengungkap kasus itu. Barang bukti yang diamankan berupa sarung yang digunakan membungkus bayi. ”Kami tetap melakukan penyelidikan untuk menemukan orang tuanya agar mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.

(mr/*/luq/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia