Rabu, 12 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Features

Hari Pertama Pendaftaran CPNS Online Server Dikeluhkan Eror

27 September 2018, 13: 55: 58 WIB | editor : Abdul Basri

TERKENDALA: Warga hendak melakukan pendaftaran CPNS di Sampang tapi mengalami kendala, Rabu (26/9).

TERKENDALA: Warga hendak melakukan pendaftaran CPNS di Sampang tapi mengalami kendala, Rabu (26/9). (DARUL HAKIM/radarmadura.id)

SAMPANG - Banyak kendala pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di hari pertama kemarin (26/9). Mulai server error hingga nomor induk kependudukan (NIK) tidak terdaftar dalam database.

Pemkab Sampang mendapatkan kuota formasi 285 pada rekrutmen CPNS tahun ini. Perinciannya, 203 untuk eks honorer kategori dua (K-2), 3 untuk cum laude, 1 formasi untuk disabilitas, dan sisanya untuk umum.

Ismawati, perawat di salah satu puskesmas di Sampang menceritakan pengalamannya mendaftar CPNS di hari pertama kemarin. ”Saya mencoba daftar pukul 06.15, tapi selalu ada kendala. Di website BKN ada pemberitahuan NIK mengalami kendala,” tuturnya.

Pukul 08.00, perempuan yang bekerja di puskesmas sejak empat tahun lalu itu mendatangi kantor Dispendukcapil Sampang. Dia menanyakan kendala NIK. Dia menerima penjelasan bahwa NIK belum bisa didaftarkan ke database pusat. ”Saya disuruh daftar ulang siang. Kalau tidak bisa, malam atau besok (hari ini, Red),” ujarnya.

”Saya coba berkali-kali dari siang sampai sore, tetap tidak bisa. Kadang server error. Mungkin karena banyak yang daftar,” imbuhnya.

Ismawati berharap, pemerintah segera mengatasi kendala tersebut. Sebab, pendaftaran CPNS merupakan momen penting dan sangat diharapkan oleh pegawai seperti dia. ”Saya harap pemerintah mengatasi perosalan ini. Masa NIK di e-KTP sudah ada tapi tidak dilaporkan ke pusat. Kalau seperti ini saya dirugikan,” keluhnya.

Kabid Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Suyono mengakui pada hari pertama pendaftaran CPNS ada kendala. Sistem online serentak se-Indonesia membuat pendaftar sulit masuk situs website. Pihaknya sudah bekerja sama dengan Diskominfo Sampang menambah jaringan.

”Ini sistem online. Jadi bukan manusia yang memproses,” ujarnya. ”Penambahan jaringan dilakukan untuk mempermudah pendaftar,” imbuhnya.

Mengenai kendala NIK, pihaknya menyarankan langsung mendatangi kantor dispendukcapil. Kemungkinan, menurut Suyono, belum dilakukan aktivasi e-KTP. Dia mengimbau, jika mengalami problem, pendaftar mencari waktu bukan pada jam kerja. Itu salah satu strategi. ”Misalnya pagi hari atau dini hari bisa dicoba,” saran dia.

Kepala Diskominfo Sampang Djuwardi membenarkan pihaknya memperluas jaringan yang terpasang di tiga lokasi. Yakni, Taman Pemkab di Jalan Jamaluddin, Lapangan Wijaya Kusuma, dan Monumen Sampang. Jaringan berkutat di sekitar perkotaan. ”Kami berusaha menambah hotspot di tempat strategis. Rencananya mulai hari ini (kemarin, Red),” katanya.

Kepala Dispendukcapil Sampang Ali Wafa mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi kendala NIK yang dialami pendaftar CPNS. Pihaknya menyiapkan sekretariat khusus untuk menangani kendala tersebut. ”Kami memfasilitasi rekan-rekan yang mengalami kendala,” ujarnya.

Mantan kepala Dishub Sampang itu mengaku belum mengetahui kendala yang dialami pendaftar CPNS. Untuk mengetahui permasalahannya bisa dilihat di database. ”Kalau ada kendala bisa ke kantor. Kami update terus perkembangan data penduduk di Sampang. Kami siap memfasilitasi pendaftar CPNS yang mengalami kendala,” tukasnya.

(mr/*/hud/fat/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia