Jumat, 19 Oct 2018
radarmadura
icon featured
Madura Events

Antusias Guru Tinggi, Program Ayo Menulis Sukses

Kamis, 27 Sep 2018 13:50 | editor : Abdul Basri

MEMBELUDAK: Peserta menyerahkan hasil penugasan dari pemateri pelatihan menulis karya ilmiah di Gedung PKPRI Bangkalan, Rabu (26/9).

MEMBELUDAK: Peserta menyerahkan hasil penugasan dari pemateri pelatihan menulis karya ilmiah di Gedung PKPRI Bangkalan, Rabu (26/9). (BADRI STIAWAN/radarmadura.id)

BANGKALAN – Pelatihan menulis karya ilmiah gelombang kedua berlangsung lancar dan sukses, Rabu (26/9). Program ayo menulis yang digelar oleh Jawa Pos Radar Madura bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Bangkalan menuai respon positif dari tenaga pendidik. Buktinya ratusan guru antusias mengikuti kegiatan sampai tuntas di Gedung PKPRI setempat.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam dua sesi pemberian materi. Event ini terselenggara atas kerja sama Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto menerangkan, Ayo Menulis akan digelar secara bergilir se-Madura. Di mulai dari Bangkalan dan lanjut ke tiga kabupaten lain di Pulau Garam. Yakni Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

JELASKAN: General Manager JPRM M. Tojjib memberikan pemaparan penulisan karya tulis ilmiah sesi kedu, Rabu (26/9).

JELASKAN: General Manager JPRM M. Tojjib memberikan pemaparan penulisan karya tulis ilmiah sesi kedu, Rabu (26/9). (BADRI STIAWAN/radarmadura.id)

”Alhamdulillah, event pelatihan menulis karya ilmiah di Bangkalan berjalan lancar dan sukses. Mohon maaf jika ada kekurangan,” katanya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan pelatihan. Terutama kepada Disdik Bangkalan, Honda, dan XL, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelatihan.

Berdasarkan daftar hadir, peserta pelatihan berjumlah 416 guru. Baik guru SD maupun SMP. Ini menunjukkan, guru-guru di Bangkalan semangat mengembangkan kompetensi, terutama di bidang penulisan karya ilmiah. ”Kami berharap ilmu yang didapatkan dari pelatihan bisa merangsang guru untuk lebih giat lagi menulis karya ilmiah,” ucap Sugik.

Plt Kepala Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika juga menyampaikan terima kasih kepada JPRM yang telah menggelar pelatihan ini. Diharapkan, program Ayo Menulis ini meningkatkan produktivitas dan kreativitas guru dalam menghasilkan karya ilmiah. Baik berupa karya tulis ilmiah di jurnal maupun karya tulis ilmiah populer.

”Semoga ke depan bisa terus menjalin kerja sama. Ini sangat membantu bagi guru. Pelatihan ini sangat penting,” ujarnya.

Dia menambahkan, penulisan karya tulis ilmiah menjadi salah satu tuntutan bagi guru. Sebab guru, khususnya yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), dituntut produktif menghasilkan karya tulis ilmiah. ”Semoga pelatihan ini bisa mengasah kemampuan guru dalam menghasilkan karya tulis ilmiah,” imbuh Bambang.

Pada pelatihan menulis karya ilmiah gelombang kedua kemarin, materi pertama diisi oleh dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Muhammad Yusuf tentang penulisan karya ilmiah yang dimuat di jurnal. Materi kedua tentang karya tulis ilmiah populer dipaparkan General Manager JPRM M. Tojjib.

Koordinator Liputan (Korlip) sekaligus Redaktur Budaya dan Pendidikan JPRM Lukman Hakim AG menjadi moderator pada kesempatan tersebut. Selain materi, peserta diberikan tugas menulis karya ilmiah. Itu sebagai salah satu syarat wajib untuk mendapatkan sertifikat pelatihan. Batas akhir pengumpulan karya ilmiah 10 Oktober 2018.

(mr/bad/hud/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia