Senin, 17 Dec 2018
radarmadura
icon-featured
Politik Pemerintahan

Program Prioritas Ra Latif-Mohni setelah Resmi Dilantik

Insentif Untuk Guru Ngaji & Madrasah Diniyah

25 September 2018, 01: 53: 42 WIB | editor : Abdul Basri

SAKRAL: Bupati R. Abdul Latif Amin Imron dan Wakil Bupati Bangkalan Mohni dilantik oleh Gubernur Jatim Soekarwo bersama 11 kepala daerah lainnya.

SAKRAL: Bupati R. Abdul Latif Amin Imron dan Wakil Bupati Bangkalan Mohni dilantik oleh Gubernur Jatim Soekarwo bersama 11 kepala daerah lainnya. (DAFIR/radarmadura.id)

R. Abdul Latif Amin Imron dan Mohni sejak Senin (24/9) resmi menjabat bupati dan wakil bupati Bangkalan 2018–2023. Gubernur Jatim Soekarwo melantik Ra Latif dan Mohni di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, bersama 11 kepala daerah lainnya kemarin.

 ***

KARENA telah dilantik, Ra Latif dan Mohni sah memimpin Bangkalan selama lima tahun ke depan. Melalui Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Ra Latif menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Bangkalan.

Dia kini bukan milik golongan atau kelompok. Ra Latif dan Mohni menjadi milik seluruh masyarakat Bangkalan. Untuk itu, dia mengajak masyarakat bersama-bersama membangun Kota Salak agar lebih maju.

”Lupakan perbedaan pilihan. Sekarang ayo menata bareng-bareng untuk Bangkalan lebih baik,” ajaknya. Ra Latif menyampaikan, masih banyak yang perlu dibenahi ke depan dan tidak bisa selesai jika hanya dipasrahkan kepada bupati dan wakil bupati.

Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk membangun Bangkalan lebih bermartabat. ”Yang baik mari tambah perbaiki. Yang kurang mari perbaiki bersama,” ucap mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Ra Latif bersama Mohni berkomitmen serius bekerja untuk masyarakat Bangkalan. Dalam waktu dekat yang dilakukan adalah memberikan insentif kepada guru ngaji dan guru madrasah diniyah.

Dia mengaku sudah merencanakan anggaran Rp 5,2 miliar untuk tujuh ribu guru ngaji dan guru madrasah diniyah se-Bangkalan. ”Semoga bisa terwujud pada 2019,” ucapnya. Hal lain yang akan menjadi prioritas yakni mempermudah perizinan untuk investor dan membangun infrastruktur lembaga pendidikan.

Bupati juga akan berusaha meningkatkan fasilitasi ekonomi rakyat berbasis UMKM, pertanian, peternakan, perkebunan, perindustrian, dan perikanan. Yang tidak kalah penting mewujudkan rasa aman.

”Kami minta dukungan semua pihak. Kami akan komunikasi dengan forpimda untuk bersama-sama membangun Bangkalan,” jelasnya.

Di Bangkalan masih banyak yang belum teratasi. Misalnya, lapangan pekerjaan yang minim. ”Itu yang membuat Bangkalan masih tertinggal. Untuk itu, pelan-pelan ke depan harus diatasi,” tegasnya.

Ra Latif menyatakan, Wabup Mohni punya pengalaman di birokrasi. Itu menjadi modal untuk mewujudkan Bangkalan sejahtera. ”Kami berdua ini lengkap. Pak Mohni sebagai orang birokrasi. Saya akan lebih banyak turun ke bawah untuk mendengar aspirasi masyarakat,” ucapnya.

(mr/daf/hud/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia