Jumat, 19 Oct 2018
radarmadura
icon featured
Madura Events
Bedah Buku Celoteh Jalanan Meraih

Mendidik Pengguna Jalan Jujur dan Patuhi Aturan Lalu Lintas

Rabu, 01 Aug 2018 18:33 | editor : Abdul Basri

ANTUSIAS: Peserta mengikuti bedah buku Celoteh Jalanan kemarin.

ANTUSIAS: Peserta mengikuti bedah buku Celoteh Jalanan kemarin. (RUSYDI ZAIN/Radar Madura/JawaPos.com)

SAMPANG – Bedah buku Celoteh Jalanan dalam rangka memperingati Hari Ke-72 Bhayangkara dan HUT Ke-19 Jawa Pos Radar Madura (JPRM) disambut antusias. Lebih kurang dua ratus peserta mengikuti bedah buku yang dilaksanakan di aula Wira Pratama Polres Sampang itu kemarin (31/7).

Bedah buku tersebut tak hanya mendatangkan penulis. Aparat kepolisian yaitu Kasatlantas Polres Sampang dan pemerhati lalu lintas yang diwakili salah satu pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur juga hadir.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengatakan, buku Celoteh Jalanan bagus untuk dibedah. Menurut dia, buku tersebut mengupas tentang pengalaman penulis seputar jalanan.

MERIAH: Penulis buku Celoteh Jalanan KH M. Faizi, kepala JPRM Biro Sampang, Kasatlantas polres, Kasatbinmas, dan pengurus IMI berfoto dengan peserta terbaik dalam acara bedah buku di aula Wira Pratama

MERIAH: Penulis buku Celoteh Jalanan KH M. Faizi, kepala JPRM Biro Sampang, Kasatlantas polres, Kasatbinmas, dan pengurus IMI berfoto dengan peserta terbaik dalam acara bedah buku di aula Wira Pratama (RUSYDI ZAIN/Radar Madura/JawaPos.com)

Tak hanya sekadar pengalaman, buku itu juga mendidik pengguna jalan supaya bersikap jujur dengan mematuhi aturan lalu lintas. Diharapkan, peserta yang mengikuti bedah buku tersebut bisa mengambil hikmahnya.

”Selamat atas terselenggaranya bedah buku Celoteh Jalanan ini. Semoga mampu menyadarkan masyarakat Madura akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas,” ucapnya.

KH M. Faizi selaku penulis buku Celoteh Jalanan menyampaikan bahwa buku tersebut merupakan pengalaman perjalanannya sejak 2008. Menurut dia, banyak sekali kehidupan di jalanan yang perlu diambil hikmahnya untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, dalam tulisan berjudul Ada CCTV di Antara Kita. Menurut dia, pengguna jalan dituntut berperilaku jujur saat menggunakan jalan karena sudah diawasi CCTV.

Jika dimaknai secara luas dan mendalam, kejujuran memang harus dilakukan karena kita selalu dalam pengawasan Tuhan Yang Mahakuasa. ”Sikap dan perilaku seseorang saat di jalanan bisa dijadikan sebagai tolok ukur karena di jalan kita benar-benar diuji kejujurannya,” ungkapnya.

 Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan acara tersebut. Menurut dia, kegiatan bedah buku merupakan salah satu langkah yang baik untuk program literasi, terutama di bidang tata tertib berlalu lintas.

Pada momentum Hari Ke-72 Bhayangkara dan HUT Ke-19 JPRM, pihaknya mengajak masyarakat, terutama para pelajar dan komunitas motor, untuk patuh terhadap aturan lalu lintas. Patuh lalu lintas sekaligus menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. ”Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua,” pungkasnya.

(mr/rus/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia