Rabu, 12 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Esai

Puisi Biologi; Hibrid Sastra dan Biologi (1)

Oleh: Hidayat Raharja*

11 Februari 2018, 17: 31: 41 WIB | editor : Abdul Basri

Puisi Biologi; Hibrid Sastra dan Biologi (1)

CHEMICAL Alphabet adalah eksperimen Christian Bök’s menyalin puisi dalam kode DNA dan diimplementasikan ke dalam sel bakteri. Sebuah eksperimen gila menanamkan puisi  ke dalam DNA, dan rekayasa genetika. Sebuah keberanian dari seorang penyair eksperimental Kanada yang berkolaborasi dengan pakar genetika atau untuk mendapatkan estetika baru dalam dunia seni (puisi) juga dalam dunia sains (ekspresi sel bakteri).

Biologi sebagai ilmu pengetahuan alam, mempelajari mengenai makhluk hidup dan kehidupannya. Suatu materi yang kaya dengan berbagai konsep dan persoalan menarik untuk dikaji dan didalami. Materi yang berdiri sendiri namun sebagai bagian dari sebuah pengetahuan, berhubungan dengan pengetahuan lain. Biologi akan selalu berhubungan dengan fisika, kimia juga dalam hubungannya dengan teknologi melahirkan cabang bioteknologi.

Perkembangan ilmu telah memberikan berbagai kemungkinan bagi manusia dengan nalar, etika, dan estetika untuk mencari kekerabatan serta keterhubungan di antara mereka. Dalam tataran yang kian tinggi, antar ranah tersebut saling terhubung, dan kadang saling bersinergi memberikan pemaknaan atas keberadaan dan hidup yang beragam.

Pertautan antara ilmu genetika, pertumbuhan ekonomi, dan informasi telah melahirkan teori baru mengenai perkembangan informasi. Bagaimana informasi tumbuh? Hasil penelitian César A. Hidalgo dari Massachusetts Institute of Technology’s Media Laboratory menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh pertumbuhan informasi. Ketika informasi dalam ruang publik dihubungkan dengan rekaman informasi dalam DNA dengan berbagai kode informasi yang harus diterjemahkan, sesuatu yang jarang dibicarakan apalagi dihubungkan antara DNA, informasi, dan perkembangan ekonomi.

Biologi dan dunia puisi. Hubungan yang dianggap tidak lumrah dan kontroversial. Namun tidak banyak yang memahami bahwa di beberapa kitab Islam klasik dunia sains dituliskan dalam bentuk syair sehingga bisa dilagukan saat membaca. Model pembelajaran yang memudahkan peserta didik untuk mudah diingat dan memahami konsep yang dipelajari. Puisi dijadikan sebagai media belajar ilmu pengetahuan alam di beberapa lembaga pendidikan negara maju. Anak-anak memahami insekta selain dengan melihat objek, juga disusun ciri morfologisnya secara puitis sehingga menarik dan mudah dipahami.

Konsep-konsep biologi bukan sekadar teks yang berdiri sendiri. Tetapi, dapat saling berinteraksi membangun sebuah konteks. Bukan hanya mudah dipahami, tetapi juga indah karena ada pertimbangan etika dan estetika yang akan menarik bagi pembaca. Upaya-upaya untuk menyederhanakan konsep-konsep biologi menjadi lebih ringkas (pendek) tanpa harus kehilangan makna konseptualnya.

Puisi biologi adalah upaya penjelajahan untuk membangun sebuah konsep biologi dengan mempertimbangkan unsur-unsur puitika seperti rima dan konstruksi kalimat yang mempertimbangkan estetika. Sebuah teks yang mencoba menyederhanakan konsep yang rumit menjadi lebih sederhana, serta mudah untuk dipahami. Puisi-puisi yang berbicara mengenai konsep biologi seperti tumbuh kembang, metabolisme, genetika, dan semacamnya secara puitik tanpa kehilangan makna leksikal secara biologis.

Pertumbuhan dan perkembangan yang dijelaskan secara berlembar-lembar halaman, nyatanya bisa dijadikan sebuah puisi ringkas yang sarat makna filosofis.

Tumbuh dan Berkembang

Aku tumbuh menuju matahari

dan kedalaman bumi

Aku membesar memenuhi

Sisi ruang dan waktu

Baris kalimat tumbuh menuju matahari, merupakan sebuah proses tumbuh pada batang yang selalu menuju ke arah datangnya cahaya matahari. Arah pertumbuhan yang bisa dijelaskan secara ilmiah karena auksin yang terkena cahaya mengalami kerusakan sehingga bagian batang yang terkena cahaya menjadi terhambat, sedangkan bagian yang tak terkena matahari pertumbuhan sel lebih cepat. Maka, dari pengaruh internal–hormon auksin pembengkokan menuju arah matahari bisa dijelaskan.

Tumbuh menuju kedalaman bumi, adalah pertumbuhan akar menuju pusat gravitasi. Pertumbuhan yang dipengaruhi oleh hormon auksin yang ada pada titik tumbuh sehingga terjadi pertumbuhan memanjang menuju kedalaman bumi. Gerak tumbuh akar menuju ke sumber air dan makanan. Sebuah gerak tumbuh yang disebabkan pula pembelahan sel-sel meristem di ujung akar.

Konsep-konsep biologi dalam puisi, merupakan upaya untuk membangun estetika tanpa harus kehilangan makna. Suatu estetika yang memperhatikan rima pada akhir larik sehingga terkesan bunyi musikal, dan menyederhanakan kalimat panjang menjadi lebih ringkas.

Pada puisi glikolisis, misalnya, merupakan sebuah baris yang memperpendek kalimat lebih ringkas tanpa kehilangan amanat yang disampaikan dalam proses glikolisis secara keilmuan, seperti puisi berikut:

Gikolisis

Dari glukosa

Jadi asam piruvat

Dua etape

Puisi ini menjelaskan mengenai proses glikolisis yang mengubah molekul glukosa menjadi molekul asam piruvat. Perubahan yang disertai dengan terbentuknya 2 molekul adenosintriphosphat (ATP). Suatu ”puisi” yang mengalihkan konsep glikolisis ke dalam bentuk puisi tiga baris. Permainan bentuk guna menyederhanakan maksud, dan makna sains menjadi lebih ringkas, dan mudah dipahami. 

*)Penyuka puisi. Buku puisinya Kangean (2016). Mengajar di SMA Negeri 1 Sumenep.

(mr/*/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia