Radar Madura

Puluhan Warga Bangkalan Terkena Kanker Serviks

BANGKALAN – Penderita kanker serviks di Bangkalan relatif tinggi. Hampir saban tahun ada warga Kota Salak yang terjangkit penyakit mematikan tersebut. Pada 2016, penderita mencapai 60 orang. Sementara tahun ini mulai Januari–Mei penderita berjumlah 30 orang.

 

Wakil Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Nunuk Kristiani mengatakan, penyakit mematikan itu masih bisa dicegah. ”Sekarang ada vaksin kanker serviks. Meski vaksin tidak membuat risiko kanker serviks menjadi nol, akan menurunkan kejadian kanker serviks,” terangnya Sabtu (17/6).

Namun, dia mengakui penyakit tersebut sulit diobati. Bahkan, bisa mengakibatkan kematian. Ada beberapa penyebab seseorang terjangkit kanker serviks. Di antaranya, pola makan tidak sehat dan hubungan seks bebas seperti gonta-ganti pasangan. Selain itu, terjadi infeksi human papilloma virus (HPV).

Namun, tidak semua perempuan yang terinfeksi HPV risiko tinggi akan mengidap kanker serviks. Ada yang tereliminasi oleh sistem daya tahan tubuh. Menurut Nunuk, terdapat belasan HPV risiko tinggi. Yakni, HPV 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, dan 68. Namun, yang berisiko tinggi mengakibatkan kanker serviks HPV 16 dan 18.

Apalagi, terang dia, penyakit itu ditemukan sejak awal. Kemungkinan sembuh sangat besar. Namun, harus rutin dilakukan screening melalui pemeriksaan pap smear. ”Paling tidak 3 tahun setelah melakukan hubungan seks. Wanita berkewajiban melakukan pap smear rutin. Kewajiban pap smear rutin dianjurkan sampai usia 65 tahun,” ucapnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar