Radar Madura

Pedagang Minta Usut Kebakaran Pasar Tamberu

SAMPANG – Delapan kios di Pasar Tanberu, Kecamatan Sokobanah, Sampang, tinggal puing. Pedagang pun mulai bersuara mengenai penyebab api mengamuk pada Jumat (9/6). Selain korsleting listrik, muncul dugaan unsur kesengajaan.

Hamidah, seorang pedagang di pasar itu mengatakan, api berasal dari tumpukan sampah. Perempuan 40 tahun asal Desa Tamberu Daya menduga sampah itu sengaja dibakar pedagang berinisial AL. Tumpukan sampah itu berada di belakang kios yang kali pertama terbakar.

”Bukan korsleting listrik, tapi karena sampah yang dibakar. Tak ayal, api menyulut ke kabel di atas tumpukan sampah itu,” katanya Minggu (11/6).

(Baca: Pasar Tamberu Ludes Terbakar)

Menurut dia, dugaan itu diperkuat dengan pengakuan seseorang yang melihat AL dengan istrinya meminta air ke salah satu kamar mandi milik pedagang. ”Tapi tidak berteriak kebakaran,” ucapnya.

Selama ini AL memang dikenal sering membakar sampah di pasar. Beberapa kali ditegur oleh pedagang. ”Barang dagangan di toko saya yang terbakar jika diuangkan lebih kurang Rp 800 juta karena saya baru kulakan barang,” ungkapnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar