Radar Madura

Menanti Gong Kemendagri terkait Pengganti Bupati Fannan

SAMPANG – DPRD Sampang telah menggelar rapat paripurna pemberhentian bupati pada Senin (15/5). Sehari kemudian melayangkan pengganti bupati di terima Pemprov Jatim. Pemprov Jatim meneruskan usulan wakil bupati untuk menjabat bupati selama masa sisa jabatan.

Kepala Biro (Karo) Pemerintahan Pemprov Jatim Anom Surahno menyampaikan, pihaknya sudah melanjutkan usulan Wabup untuk melanjutkan jabatan yang ditinggal mendiang Bupati A. Fannan Hasib. ”Bukan penjabat (Pj), tapi diusulkan menjadi bupati karena itu jabatan politik. Jadi tetap Pak Fadhilah yang menjabat bupati,” ucapnya Jumat (19/5).

Pertimbangan pemprov karena Fadhilah tidak sedang menjabat sebagai bupati. Dia hanya akan melanjutkan masa sisa jabatan A. Fannan Hasib. ”Tapi putusannya tetap dari Kemendagri. Kami melaksanakan keputusan dari Kemendagri,” jelasnya.

Dia mengatakan, setelah dilakukan pemberhentian saat paripurna, jabatan bupati otomatis tak terisi. Yang menjabat kekosongan bupati tetap Wabup yang sebelumnya mendapat SK sebagai Plt bupati. ”Bukan gubernur yang menjabat Pj Bupati Sampang. Tetap Pak Fadhilah, hanya masih sebagai Plt bupati. Kami nunggu usulan pengganti bupati dulu,” katanya.

Anom menilai, tidak ada masalah meskipun Wabup jadi bupati selama tiga kali. Sebelumnya Fadhilah pernah menjabat bupati periode 1995–2000 dan 2001–2006. Setelah Fadhilah jadi bupati, posisi Wabup tak perlu ada pengisian. ”Sebab, sisa jabatan kurang sembilan bulan lagi. Cukup bupati nanti yang menjalankan roda pemerintahan di Sampang,” katanya.

”Kalau Mendagri punya pertimbangan lain, itu keputusan Mendagri dan tidak bisa diganggu gugat. Kami hanya mengusulkan,” tandas mantan jurnalis Jawa Pos itu.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar