Radar Madura

Minta Anggaran Pembangunan Gedung Dewan Dibekukan

SUMENEP – Rencana pembangunan gedung DPRD Sumenep terancam molor. Kamis (18/5) anggota komisi I meminta Rp 30 miliar dana pembangunan untuk sementara dibekukan. Hal itu disampaikan saat komisi yang menangani masalah pemerintahan itu menggelar pertemuan dengan sekretariat DPRD.

 

Permintaan pembekuan dana tersebut disepakati jajaran anggota komisi I. Sebab, permintaan agar tahap perencanaan penggunaan anggaran melibatkan penegak hukum tidak dipenuhi. Dengan alasan itu, wakil rakyat meminta pembangunan gedung untuk sementara tidak diutak-atik.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath mengatakan, pihaknya sepakat dana gedung dewan dibekukan untuk sementara waktu. Anggaran tersebut tidak boleh digunakan sebelum ada kepastian keterlibatan penegak hukum. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

”Kami sudah minta sebelumnya kepada sekretariat DPRD. Agar semua proses penggunaan anggaran melibatkan kejaksaan atau jaksa. Namun, hingga kemarin tidak ada kepastian,” ucapnya.

Pihaknya berinisiatif, seluruh proses penggunaan anggaran melibatkan penegak hukum. Selain bentuk transparansi, juga sebagai kontrol langsung dari yudikatif sehingga tidak ada permasalahan di kemudian hari. Namun, pihak sekretariat hanya mengaku berkoordinasi tidak melibatkan secara langsung.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar