Radar Madura

Madura Bukan Tamu Biasa

BANGKALAN – Musim ini PS TNI tampil superior. Sepanjang enam pertandingan tidak pernah mengalami kekalahan. Tim besutan Ivan Kolev menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 12 poin. Tim tersebut akan menantang Madura United di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Jumat malam (19/5) sekitar pukul 18.30 live tvOne.

Kehebatan PS TNI musim ini diakui kapten tim Fabiano Beltrame. Menurutnya, kualitas lawan yang akan dihadapi berbeda jauh dengan musim lalu. Dengan demikian, tim lawan perlu diwaspadai. ”Tahun ini mereka ambil beberapa pemain bagus untuk mengarungi Liga 1. Mereka belajar dari musim lalu,” ujar Kapten tim Fabinao Beltrame.

Namun, PS TNI bukan tidak bisa dikalahkan. Bahkan, Madura United dua kali menaklukkan tim tersebut dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Pertama, kemenangan diraih di SGB dengan skor 4-1. Pada second leg,  di Stadion Siliwangi, Bandung, Fabiano Beltrame kembali menang dengan skor tipis 1-2.

Walaupun, hasil pertandingan itu tidak bisa dijadikan sebagai tolok ukur. Namun, dua kemenangan itu dapat menjadi spirit bagi anak-anak Madura meraih poin penuh. Terlebih, Laskar Sape Kerrap bertanding di kandang sendiri. Dengan dukungan ribuan suporter, semangat anak-anak Madura akan semakin terlecut.

Misi khusus dibawa Gomes de Olivera pada pertandingan tersebut. Pelatih berkebangsaan Brasil itu berambisi mematahkan rekor lawan dengan meraih kemenangan. Apalagi, Madura United membutuhkan poin penuh agar bisa naik ke papan atas klasemen. ”Kita harus menghentikan rekor mereka,” ujar Gomes.

Pelatih 54 tahun tersebut menyatakan, hal yang dibutuhkan dalam menghadapi PS TNI adalah pemain harus sabar dan tidak terpancing emosi. Kecerdasan dalam membaca permainan lawan juga menjadi penentu kemenangan. ”Kami lebih unggul skill dan cerdas dalam membaca permainan. Kami akan mengimbangi cara bermain mereka, ngotot, dan bekerja keras hingga bunyi peluit akhir,” harapnya.

 PS TNI di enam pertandingan awal menjadi tim kedua setelah Persib Bandung yang tak pernah kehilangan poin alias tak pernah kalah. Ini tentu menjadi tantangan bagi anak-anak Laskar Sape Kerrap untuk memutus rekor tersebut di SGB. Meski bermain di kandang sendiri, anak-anak Madura tidak boleh lengah. (dam/han/luq)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar