Radar Madura

BPRS Bhakti Sumekar Sumbang PAD Rp 6 Miliar Lebih

SUMENEP – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep terus meningkat. Baik aset maupun bentuk pelayanan. Hal itu disampaikan Bupati Sumenep A. Busyro Karim usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BPRS Bhakti Sumekar Selasa (16/5).

Pemegang saham pengendali BPRS Bhakti Sumekar A. Busyro Karim ini menambahkan, ada empat tantangan BPRS ke depan. Di antaranya, persaingan antarbank, penguatan modal, peningkatan SDM, dan teknologi.

”BPRS harus terus berkembang dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal. Terutama untuk pelayanan,” katanya.

Direktur Utama (Dirut) BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko mengatakan, RUPS dilaksanakan untuk melaporkan keuangan BPRS selama 2016. Aset BPRS Bhakti Sumekar sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) pada 2016 mencapai Rp 615,98 miliar.

Itu berarti, aset pertumbuhan Rp 97,01 miliar atau 18,69 persen dibandingkan dengan aset 2015 yang Rp 518,97 miliar. Pada 2018, BPRS menargetkan aset tembus Rp 1 triliun. Novi menambahkan, laba bersih BPRS pada 2016 mencapai Rp 12,64 miliar.

”Tumbuh Rp 632 juta atau 5,26 persen dibandingkan dengan jumlah laba bersih pada 2015 yang sebesar Rp 12,01 miliar. Ini membuktikan bahwa kepercayaan dan kenyamanan nasabah semakin solid,” tegasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar