Radar Madura

Penalti Kontroversial Rugikan Madura

MALANG – Madura United tampil perkasa saat tandang ke markas Arema FC Minggu malam (14/5). Laskar Sape Kerrap unggul lebih dulu dari tim berjuluk Singo Edan melalui gol Dane Milovanovic di menit 52. Sayang, kemenangan tersebut tidak bisa dipertahankan. Sekitar 20 menit sebelum pertandingan usai, tuan rumah menyamakan kedudukan.

Gol Arema FC dicetak striker Cristian Gonzales melalui titik putih pada menit ke-71. Keputusan wasit memberikan hadiah penalti mendapat protes keras. Anak-anak Madura menilai tidak terjadi pelanggaran. Namun, wasit Asep Yandis bergeming dan bersikukuh dengan keputusannya. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.

   ”Kami bersyukur dengan hasil ini. Memang beberapa keputusan wasit sedikit mengecewakan kami sebAgai pemain,” kata Asep Berlian usai pertandingan.

Laga di Stadion Kanjuruhan, Malang, tersebut berlangsung seimbang. Madura United yang mengincar kemenangan langsung merangsek ke sektor pertahanan lawan. Peluang pertama didapat Madura United di menit ke-5. Peter Odemwingie yang lepas dari jebakan offside tinggal berhadapan dengan Kurnia MeIga, kiper Arema FC. Namun sayang, tendangan kerasnya masih mampu ditepis.

Lapangan tengah menjadi area berkutatnya bola hingga memasuki menit ke-30. Kedua tim belum mau menurunkan pressing terhadap pemain lawan, termasuk para pemain muda Madura United. Rizky Dwi Febriyanto, Saldi, dan Rifat Marasabessy tampil tanpa beban menghadapi tim sekelas Arema FC.

Para pemain kunci Arema seperti Esteban Vizcarra dan Cristian Gonzales tak berkutik. Beberapa kali upaya anak asuh Aji Santoso untuk membongkar pertahanan yang dikomando Fabiano Beltrame selalu kandas. Hingga babak pertama usai, tidak ada gol yang tercipta dan skor tetap kacamata.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar