Radar Madura

 Ludruk Suguhkan Lawak dan Sejarah, Hiburan Rakyat Lintas Daerah

SUMENEP – Salah satu kesenian yang menghibur masyarakat adalah ludruk. Teater dengan pertunjukan menonjolkan tari, lawak, dan cerita-cerita penting tempo dulu ini selalu menyedot perhatian. Penonton betah berlama-lama hingga usai.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi selalu hadir jika ada penampilan kesenian. Seperti saat Rukun Karya (Ruka) manggung di pesisir Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Rabu malam (3/5). Pria yang akrab disapa Bang Uji itu memberi sambutan malam itu.

Dia menyampaikan apresiasi dan berharap masyarakat terus peduli kesenian. Menurut dia, ludruk merupakan kesenian bernuansa hiburan dan pendidikan. ”Ludruk menceritakan nuansa kerajaan masa lalu. Untuk hiburan ada lawak yang sangat humoris,” katanya.

Malam itu, Edi, Dendi, dan Dimas, tampil kocak. Tiga pelawak itu menghibur ribuan penonton yang memadati pesisir Tanjung. Edi, Dendi, dan pelawak cilik Dimas merupakan andalan Rukun Karya. Tiga orang yang masih satu keluarga ini selalu tampil menghibur penonton, lucu, dan kreatif.

Lawak berlangsung sekitar satu jam lebih. Setelah itu lanjut pertunjukan cerita masa lalu. Penonton menikmati penampilan demi penampilan yang dipandu sutradara Encung Hariyadi alias Joko Linglung itu.

Selain Rukun Karya, ada beberapa kelompok ludruk lain. Yakni, Rukun Famili, Kecamatan Saronggi; Rukun Kemala, Kecamatan Kalianget; dan Karya Kemala, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar