Radar Madura

Anggaran Rp 998 Juta Terancam Tak Terserap

PAMEKASAN – Keinginan pemerintah mengelola destinasi wisata Api Tak Kunjung Padam belum terealisasi. Hingga Kamis (4/5), belum ada kesepakatan pengelolaan antara pemilik lahan dengan pemerintah.

Dengan demikian, pengelolaan wisata alam tersebut belum dikuasai pemerintah. Sementara, anggaran penataan wisata itu sudah telanjur disiapkan. Sesuai yang tertera dalam APBD 2017, dana untuk penataan Api Tak Kunjung Padam senilai Rp 998.875.000.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Sahur mengatakan, pengembangan Api Tak Kunjung Padam menjadi salah satu fokus tahun ini. Destinasi wisata milik perorangan itu masuk daftar skala prioritas.

Menurutnya,  jika dikembangkan dengan baik, lokasi tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Terlebih, di Madura destinasi wisata semacam itu hanya terdapat di Pamekasan.

Sahur mengatakan, segala kebutuhan pengelolaan harus dipenuhi. Terutama persoalan status lahan. Sebab, hingga sekarang, titik menyemburnya gas tersebut masih menjadi milik perorangan.

Dengan demikian, selama belum ada kerja sama atau kesepakatan dengan pemerintah, anggaran yang bersumber dari uang negara belum bisa digelontorkan untuk mengembangkan destinasi wisata tersebut. ”Eksekutif harus bergerak cepat,” katanya kemarin.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar