Radar Madura

Benahi Fasilitas, Bangun Gerakan Berwisata ke Pamekasan

PAMEKASAN tidak hanya dikenal sebagai Kabupaten Pendidikan. Banyak predikat lain yang bisa disematkan kepada kabupaten dengan penduduk paling sedikit di Madura ini. Salah satunya kabupaten wisata.

Banyak pilihan lokasi untuk berwisata di Kota Gerbang Salam. Jika datang dari arah Sampang, para wisatawan bisa menikmati Pelabuhan Branta di Kecamatan Tlanakan terlebih dahulu. Saat ini pelabuhan ini memang belum dibangun, tetapi ke depan pemkab akan mencanangkan area tersebut sebagai wisata kuliner layaknya wisata Jimbaran di Bali.

Usai dari Pelabuhan Branta, penikmat wisata bisa berkunjung ke Api Tak Kunjung Padam di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan. Wisata bernama lain Api Alam ini memiliki daya pikat tersendiri bagi pengunjung. Selain apinya yang tak pernah padam, banyak koleksi suvenir yang disajikan warga. Mulai dari odheng Madura, gantungan kunci berbentuk celurit, baju khas sakera, hingga petis madura.

Selanjutnya, wisatawan bisa bebas menentukan kunjungan wisata lainnya. Jika ingin bersantai ria sambil menikmati aneka minuman dan makanan, bisa datang ke eks stasiun PJKA di Jalan Trunojoyo. Lokasi tersebut disulap oleh pemkab menjadi area pedagang kaki lima, sangat pas untuk pelancong bersantai.

”Ada banyak pilihan berwisata di Pamekasan. Baik wisata yang dikelola oleh pemkab, pemerintah desa, dan swasta. Warga tinggal memilih wisata mana yang dikehendaki,” ujar Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari.

Bupati Achmad Syafii menambahkan, pihaknya memang memerintahkan dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud) untuk menata dan membenahi fasilitas wisata. Bahkan dia juga meminta agar pada 2018 mendatang Pamekasan sudah memiliki kalender wisata. Kalender ini untuk mempermudah masyarakat luar daerah ketika hendak berwisata ke Pamekasan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar