Radar Madura

Dibacok, Jari Tangan Ustad Putus

SAMPANG – Mat Ramli, 30, warga Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Sampang, berulah. Selasa petang (18/4) dia membacok dua warga. Satu di antara mereka adalah ustad.

Pembacokan bermula pada saat Ustad Adwi, 32, memasang tenda untuk sebuah acara bersama dengan ustad dan murid di sebuah lembaga. Kemudian, Mat Ramli datang. Tanpa basa-basi dia membacok Adwi dari belakang.

Akibatnya, Adwi mengalami luka di bagian tangan. Jari jempol putus. Beruntung dia masih bisa melarikan diri dari amukan pelaku.

Mat Ramli bergegas pergi. Sekitar 20 meter dari Adwi dia bertemu Ruslan, 42, di pinggir jalan. Ruslan menegur Mat Ramli. Mat Ramli langsung menabrak Ruslan. Setelah terjatuh, Ruslan dibacok menggunakan celurit di leher, punggung, dan kepala.

Mengetahui Ruslan bersimbah darah, warga memukuli Mat Ramli dengan kayu hingga celuritnya lepas. Setelah itu  diamankan dan diikat dengan tali lalu diserahkan ke polisi. Setelah itu dibawa oleh polisi ke Puskesmas Batulenger. Selanjutnya dirujuk ke RSUD Sampang. Sementara dua korban pembacokan dibawa ke Puskesmas Tamberu Barat sebelum dibawah ke RSUD Pamekasan.

”Mat Ramli ini dikenal kurang waras akibat banyak konsumsi narkoba. Tiap kali selesai konsumsi narkoba begitu. Ngajak carok dan bacok sembarang orang,” kata Sucipto, warga setempat sekaligus saksi mata.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar