Radar Madura

Anggaran Wirausahawan Muda Rawan Jadi Bancakan

SUMENEP – Realisasi penggunaan anggaran untuk Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep (PIWS) perlu pengawasan. Pengelola enggan membeber realisasi alokasi anggaran 2016 sebesar Rp 3,6 miliar. Tahun ini Pemkab Sumenep kembali menganggarkan program penjaringan wirausahawan muda Rp 4.135.000.000.

Anggaran itu untuk belanja pegawai Rp 89 juta. Belanja langsung Rp 4.046.000.000. Pembinaan melalui bantuan sarana produksi Rp 450 ribu. Pihak inkubator mengklaim hanya menerima anggaran sesuai kontrak Rp 3.683.615.000.

”Bukannya kami tidak mau mengungkapkan anggaran. Bagian keuangan memang ada di sini dan sedang bekerja. Sehingga kami tidak bisa memberikan data penggunaan anggaran,” kelit Direktur PIWS Khoirul Asiah Rabu (19/4).

Perencanaan penggunaan anggaran mestinya tersusun sebelum kegiatan dilakukan. Namun PIWS kesulitan membeberkan data tersebut. Sementara anggaran sudah dibelanjakan.

Program penjaringan wirausahawan muda ini dilaksanakan dalam tiga tahap oleh PIWS. Sayang, penggunaan anggaran setiap tahap tidak tersusun. Sementara sebagian pelatihan sudah selesai.

Pusat inkubator memang sudah merencanakan kegiatan. Seperti tahap uji produksi, uji finansial, dan perizinan usaha. Namun, tahapan itu tidak disertai dengan alokasi anggaran secara terperinci. ”Sementara kami hanya bisa mengungkap jumlah total anggaran. Bagian keuangan masih dalam proses rekapitulasi,” kelitnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar