Radar Madura

Daftar Rias Pengantin, Malah Dilatih Ternak Lebah

SUMENEP – Program penjaringan wirausahawan muda di Sumenep amburadul. Banyak peserta yang lolos seleksi harus mengikuti pelatihan tidak sesuai dengan minat dan bakatnya.

”Masak daftar pelatihan rias pengantin dilatih ternak lebah madu,” ungkap salah seorang peserta asal Batang-Batang yang enggan namanya disebutkan. Menurut dia, penempatan pelatihan yang tidak sesuai dengan bakat dan minat itu banyak dirasakan ratusan peserta lain.

Sebagai bentuk protes, para peserta berlatih tidak maksimal. Bahkan, ratusan di antara mereka memilih mundur. Informasi tersebut bukan isapan jempol belaka. Pantauan Jawa Pos Radar Madura, di lokasi pelatihan Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep lengang Selasa (18/2).

Sejumlah panitia atau pembimbing sangat sedikit. Dari 12 jenis pelatihan, hanya dua lokasi yang ramai. Yakni, pelatihan masakan roti dan bengkel otomotif.

Sebanyak 12 jenis pelatihan itu terdiri atas pelatihan membatik, pengolahan rumput laut hortikultura, dan tanaman pangan, olahan daging, katering, otomotif, serta menjahit. Selain itu, pelatihan sablon, pembuatan roti-kue, desain grafis, desain kemasan, percetakan, dan pupuk organik.

Sejumlah pembimbing dan peserta tampak cuek kemarin. Mereka memilih tertutup saat diwawancarai koran ini. ”Tunggu ibu direktur saja ya, rapat sampai sore nanti,” ucap Andi, salah seorang pembimbing olahan roti.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar