Radar Madura

Pengoperasian Bus Kota Buram
BERITA TERKAIT

BANGKALAN – Keseriusan Pemkab Bangkalan mengoperasikan bus angkutan kota dipertanyakan. Hingga kini belum ada tanda-tanda bus bakal beroperasi. Bus senilai Rp 5,3 miliar itu masih dikandangkan di belakang kantor Dishub Bangkalan.

Kepala Dishub Bangkalan Ram Halili mengatakan, sepuluh unit bus angkutan kota memang belum beroperasi. Pihaknya masih minta petunjuk dan saran dari bupati. Sebab, bus tersebut sudah lama mangkrak.

”Sepertinya ada yang salah dari perencanaan awal sehingga masih mangkrak,” kata Senin (20/3). Ram menyampaikan, bus angkutan kota itu mubazir jika tidak difungsikan. Dia akan mencari cara agar bus bisa beroperasi.

Salah satu yang diusulkan kepada bupati, membentuk unit pelaksana teknis (UPT) yang fokus pada pengelolaan bus milik dishub. ”Kami minta saran untuk pembentukan UPT yang bisa mengelola sepuluh unit bus yang sudah dua tahun mangkrak,” ucapnya.

Mantan kepala Satpol PP Bangkalan itu mengaku sudah menawarkan ke pihak ketiga untuk mengelola bus. Namun, pihak ketiga menolak dan enggan bekerja sama dengan dishub. Alasannya, rute bus hanya dalam kota. Sementara, yang dibutuhkan bisa sampai ke luar daerah.

Alasan lain, karena penumpang di Bangkalan banyak beralih ke kendaraan roda dua dan ditambah maraknya MPU gelap. ”Itu juga menjadi alasan. Makanya, saya akan koordinasi dengan satlantas untuk menertibkan MPU pelat hitam. Sebab, selama ini MPU resmi merasa terganggu,” terangnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar