Radar Madura

Polisi Bakal Libatkan Akademisi Gelar Perkara Wakil DPRD vs Kades

BANGKALAN – Kendati masih dalam penyelidikan, polisi sudah memastikan melakukan gelar perkara atas kasus wakil DPRD Bangkalan dan Kades Campor, Kecamatan Geger. Satreskrim Polres Bangkalan akan melibatkan akademisi sebagai ahli hukum pidana.

Dalam kasus tersebut, Wakil DPRD Bangkalan Abdurrahman dilaporkan atas dugaan penipuan oleh Kepala Desa Campor H Rahem dan kepala desa lainnya di Kecamatan Geger. Minggu (19/3), giliran Abdurrahman yang melaporkan H Rahem atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

(Baca: Wakil Ketua DPRD Laporkan Balik Kades Campor)

Kepastian rencana gelar perkara kasus tersebut diutarakan Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo Senin (20/3). Polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu mengaku akan melibatkan dosen ahli hukum pidana dari berbagai kampus.

”Akan melibatkan ahli pidana. Bisa dari Unesa, Unair, atau kampus lain dalam gelar perkara kasus,” katanya. Anton mengakui, saat ini penyidik melakukan penyelidikan atas dua kasus tersebut. Semua pihak nantinya akan sama-sama dipanggil ke mapolres untuk klarifikasi dan keterangan lainnya.

”Saat ini kan masih penyelidikan. Nanti kalau sudah semua, kami lakukan gelar perkara,” jelasnya. Apakah akan ada tersangka? Anton belum bisa dipastikan. Sebab, naik tidaknya penyelidikan ke penyidikan bergantung pemeriksaan. ”Tunggu saja. Dua kasus tersebut sama-sama berjalan,” tambahnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar