Radar Madura

 Pemkab Sumenep Warning Sanksi PNS Nakal

SUMENEP – Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep terus menyoroti kinerja pengawai negeri sipil (PNS). Para abdi negara yang terbukti melakukan tindakan indisipliner akan dikenai sanksi tegas jika tidak memperbaiki kinerjanya.

 

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di BKSDM menyebutkan, tahun 2016 sedikitnya ada 41 PNS yang disanksi. Rinciannya, sanksi ringan 6 orang, sanksi berat 17 orang, dan sanksi berat 18 orang. Mereka merupakan akumulasi dari PNS yang melanggar aturan sejak 2015.

Kepala BKPSDM Sumenep Titik Suryati mengatakan, disiplin PNS harus diterapkan. Tahun lalu banyak PNS yang sudah mendapat sanksi. Pihaknya berharap sanksi yang diberikan kepada PNS nakal memberikan efek jera kepada yang lain. Dengan demikian, ke depan tidak ada PNS yang melanggar aturan.

Sebelum menjadi PNS mereka disumpah untuk mengikuti semua aturan dan menjalankan tugas sebaik-baiknya. Dari itu semua, aturan yang sudah berlaku wajib ditaati. Pihaknya menegaskan akan terus memantau kinerja PNS. Jika memang ada yang melanggar aturan, akan diproses sesuai ketentuan. Tentunya BKPSDM juga akan berkoordinasi dengan pihak inspektorat.

Yatik –panggilan Titik Suryati– menjelaskan, sanksi yang diberikan kepada PNS disesuaikan dengan tingkat kesalahan. Untuk sanksi ringan diberi teguran. Selain itu dibebaskan dari  jabatannya. Sementara untuk sanksi berat dilakukan dengan pemberhentian secara hormat dan tidak hormat.

”Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) PNS sudah diatur dan mereka disumpah. Jika melanggar, harus ada sanksi. Meski sanksinya berjenjang. Kami akan bertindak tegas bersama inspektorat jika ada PNS yang sengaja melanggar aturan,” janji mantan aktivis HMI tersebut. (fat/han/luq)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar