Radar Madura

 HCML Berharap Dukungan Masyarakat Pengoperasian Sumur Gas

SUMENEP – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) menggelar sosialisasi di Kecamatan/Pulau Raas, Jumat (17/3). Sosialisasi itu terkait dengan rencana persiapan pengoperasian sumur gas di lapangan MDA MBH di blok Offshore Madura Strait.

Di hadapan jajaran muspika dan ratusan undangan, Senior Head of Relations HCML Hamim Tohari menyampaikan perkembangan persiapan operasi. Dia berharap dukungan dan doa restu semua pihak untuk kelancaran proyek tersebut. ”Kami sedang mempersiapkan pemasangan peralatan produksi. Seperti pipa dan peralatan teknis lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Humas SKK Migas Jabanusa Singgih P. Perdana menyampaikan, instansinya merupakan perwakilan negara di bidang migas. Masyarakat diharapkan ikut mendukung keberadaan perusahaan gas seperti HCML. Menurutnya, sekitar 25 persen APBN dipasok dari pendapatan migas.

”Kami tetap melakukan pengawasan agar kegiatan operasi menjungjung tinggi keselamatan lingkungan dan kemanusiaan. Bila mengabaikan hal ini, kami tak segan-segan akan evaluasi. Bahkan, bisa berujung pencabutan izin,” jelasnya.

Perwira Staf Potensi Maritim Lanal Batuporon Letnan Satu Erdis S mengimbau para nelayan tidak beraktivitas dan melintas di zona terlarang. Yakni 500 meter dari titik sumur. Hal itu untuk mengantisipasi adanya semburan gas liar yang membahayakan. Terlebih, kawasan itu juga merupakan daerah latihan TNI AL.

”Jarak 1.250 meter dari titik sumur merupakan daerah terbatas, nelayan boleh melintas tapi dilarang beraktivitas mencari ikan,” ujarnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar