Radar Madura

DPRD Sebut Pilkada 2018 Minim Sosialisasi

BANGKALAN – Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Bangkalan semakin dekat. Jika tidak berubah, Juni 2018 sudah bisa digelar. Namun, sosialisasi tentang pesta demokrasi tersebut masih minim. Terbukti, masyarakat Kota Salak masih banyak yang tidak tahu.

Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman mengatakan, masyarakat banyak tidak tahu tentang Pilkada 2018. Untuk itu, KPU Bangkalan harus intens melakukan sosialisasi. Meksipun, tahapan dari KPU pusat belum turun.

”Tidak masalah intens melaksanakan sosialisasi Pilkada 2018. Itu supaya pemilih tahu kalau 2018 ada pilkada,” kata Fatkurrahman.

Politikus partai moncong putih itu menyatakan, sosialisasi pilkada itu penting dilakukan. Sebab, pemilih nantinya tidak gamang dalam menentukan pilihan.

”Biar tidak menjadi pemilih dadakan. Makanya, KPU daerah bertanggung jawab untuk menyosialisasikan pilkada 2018. Biaya pilkada kan sudah jelas, yakni Rp 44,1 miliar. Nah, berarti tinggal memaksimalkan sosialisasinya,” paparnya.

Ketua Divisi Logistik dan Keuangan KPU Bangkalan Saiful Ismail mengakui jika sosialisasi Pilkada 2018 belum dilaksanakan. Sebab, pihaknya masih menunggu tahapan yang dikeluarkan oleh KPU pusat. ”Tahapannya saja belum. Jadi wajar kalau masyarakat tidak tahu,” katanya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar