Radar Madura

Hanya Empat Desa Setor APBDes. Dorong Tim Monev Awasi DD

SAMPANG – Triwulan pertama sudah hampir habis. Namun serapan dana desa (DD) di Kota Bahari masih minim. Bahkan, dari 180 desa hanya ada, empat desa yang sudah mengajukan pencairan dana tersebut. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang Malik Amrullah.

Berdasarkan data yang dimilikinya, hanya ada empat desa yang secara resmi mengajukan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). ”Pencairan DD bertahap. Sementara hanya empat desa yang sudah mengajukan pencairan DD,” ujarnya Minggu (19/3) tanpa menyebutkan secara terperinci nama-nama desa tersebut.

Pria berkacamata itu menjelaskan, molornya  pencairan DD karena dokumen dari masing-masing desa tidak kunjung disetorkan. Meski saat ini sudah ada empat desa yang mengajukan, pencairan DD tidak bisa dilakukan. Pihaknya perlu melakukan verifikasi dan validasi terlebih dahulu. ”Kalau tidak sesuai dengan persyaratan ya harus direvisi. Kami akan kroscek dulu”  imbuh Malik.

Malik menambahkan, dalam waktu dekat ini ada 31 desa yang akan melakukan pemilihan kepala desa serentak. Dari itu pihaknya akan lebih memprioritaskan desa tersebut. Pihaknya juga sudah mendesak desa tersebut untuk melengkapi persyaratannya. ”Sebagian anggaran DD dimanfaatkan untuk pilkades. Jadi, 31 desa ini kami prioritaskan,” tegasnya.

Meski ada desa yang diprioritaskan, pihaknya tidak lantas mengabaikan desa yang lain. Untuk itu, dia berharap agar semua desa segera merampungkan persyaratan pencairan dana desa tersebut. ”Kalau persyaratannya lengkap dan sudah melalui tahapan verifikasi, tinggal menunggu pencairannya,”  papar Malik.

Jumlah DD tahun ini meningkat Rp 167 miliar. Kenaikan DD membuat legislatif angkat bicara. Para wakil rakyat mengingatkan agar tim monitoring dan evaluasi (monev) lebih intens melakukan pengawasan. Sebab, dana dengan jumlah fantastis itu sangat rawan disalahgunakan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar