Radar Madura

Baru Diresmikan, Plafon Puskesmas Ambruk

SAMPANG – Plafon Puskesmas Banyuanyar ambruk Minggu (19/3). Padahal, fasilitas kesehatan yang berada di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan itu baru dibangun. Hal tersebut memunculkan tudingan miring dari sejumlah pihak. Bahkan, wakil rakyat menilai bangunan dikerjakan secara asal-asalan.

Ketua Komisi III DPRD Sampang Moh. Nasir mengatakan, ambruknya plafon itu mengindikasikan pengerjaan asal-asalan. Akibatnya, kualitas bangunan jelek dan mudah rusak. ”Ini salah satu bukti bangunan tersebut terindikasi kualitasnya jelek,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin.

Politikus asal Kecamatan Omben itu mengatakan, kerusakan akibat bencana puting beliung. Namun seandainya kualitasnya bagus dan pengerjaan sesuai rencana anggaran dan biaya (RAB), hal itu tidak mungkin terjadi. ”Kalau hanya genting yang rusak bisa dimaklumi. Ini asbesnya yang ambruk dan tidak di satu tempat,” terangnya.

Politikus Fraksi Gerindra itu menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di semua wilayah. Semua proyek fisik tahun anggaran 2016 akan dipantau. Sebab, saat ini masih dalam masa pemeliharaan. ”Dalam waktu dekat kami akan turun ke lapangan. Untuk mengetahui kualitas bangunan yang ada di Sampang,” janjinya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Firman Pria Abadi mengatakan, ambruknya sebagian bangunan murni karena faktor alam. Pria asal Kabupaten Pamekasan itu menegaskan, pihak rekanan telah memperbaiki kerusakan tersebut. ”Memang iya (ada sebagian bangunan yang ambruk), itu murni diterjang puting beliung,” tegasnya.

Firman membenarkan bahwa kerusakan itu hanya terjadi di beberapa bagian bangunan. Namun, hal itu bukan karena kualitas. ”Ini bukan karena kualitas bangunan yang jelek, tapi memang akibat puting beliung,” paparnya.

Puskesmas tersebut selesai dibangun pada 2016. Anggaran untuk pembangunan fasilitas kesehatan itu mencapai Rp 5.118.504.000 bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Sebelumnya, puskesmas tersebut terbelit persoalan lahan. Bahkan, jalan menuju puskesmas diblokade oleh warga yang mengaku pemilik lahan. (rul/han/luq)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar