Radar Madura

Proyek Lanjutan Terminal Kargo Tak Dilelang

PAMEKASAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan berencana melakukan pembangunan lanjutan terminal kargo di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan. Tetapi proyek tersebut tidak akan dilelang secara terbuka. Instansi tersebut akan menunjuk langsung rekanan pekerja konstruksi.

Ada tiga paket pekerjaan yang akan dibangun tahun ini. Yakni, pembangunan musala, kamar mandi, dan tempat istirahat sopir. Tiga paket itu dianggarkan 200 juta. Karena hanya Rp 200 juta itulah dishub tidak melakukan lelang terbuka.

”Itu anggarannya Rp 200 juta. Tetapi nanti setelah dilakukan penghitungan ulang bisa tidak sampai Rp 200 juta,” kata Kepala Dishub Ajib Abdullah Minggu (19/3).

Menurut Ajib, sesuai aturan, proyek yang anggarannya di bawah Rp 200 juta tidak dilakukan lelang terbuka. Tetapi instansi terkait langsung menunjuk rekanan yang dinilai memenuhi syarat. Tidak dijelaskan kapan tiga paket proyek itu akan dilaksanakan.

Ditanya butuh waktu berapa lama pekerjaan proyek tersebut? Ajib tidak berani memastikan. Tetapi pada prinsipnya, selesai atau tidaknya pembangunan musala, kamar mandi, dan tempat istirahat sopir tidaklah berpengaruh pada keinginan pemkab untuk mengoperasikan terminal kargo.

”Keinginan kami, sebelum Ramadan terminal kargo bisa diujicobakan. Kami tidak perlu menunggu semua fasilitas lengkap. Kalau menunggu lengkap ya lama,” tegasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar