Radar Madura

Dinsos Terima Limpahan Orang Gangguan Jiwa

Tugas dinas sosial (dinsos) untuk menertibkan orang gila berkurang. Sejak isu penculikan anak mencuat, tidak sedikit yang diamankan warga. Lalu diserahkan ke polisi sebelum dilimpahkan ke instansi tersebut.

HERIVIYA YUVI, Sumenep

INFORMASI penculikan anak mengganggu ketenangan mereka orang tua yang memiliki anak kecil. Beberapa kasus orang ditangkap massa dengan berbagai bumbu kian mencemaskan. Sebab, penangkapan orang tak dikenal itu dihubung-hubungkan dengan penculikan.

Kedatangan orang tak dikenal dikait-kaitkan dengan isu tersebut. Kecurigaan muncul dari orang per orang. Kemudian, menjadi kecurigaan berjamaah. Mereka kemudian bertindak. Menangkap orang tak dikenal itu jika berlagak kurang baik di mata mereka.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), mayoritas yang ditangkap menunjukkan gelagat layaknya orang memiliki gangguan jiwa. Namun, warga yang sudah telanjur cemas tidak mudah percaya. Lagak orang tersebut dicurigai sebagai modus untuk menculik.

Seorang pria tak dikenal jadi luapan emosi warga Desa Ketawang Daleman, Kecamatan Ganding, Sumenep, Jumat (17/3). Laki-laki itu dituding hendak nyolong buah hati orang. Warga yang sudah dirundung kekhawatiran memberondong beberapa pertanyaan. Mereka juga menghadiahi pria tersebut dengan pukulan.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar