Radar Madura

Penculik Otak

Orang baik belum tentu menang. Orang baik tidak selalu mujur. Tetapi, tidak berusaha menjadi baik itu sangat rugi.

ORANG tua sah mana yang tidak khawatir keberadaan anak? Orang tua mana yang tidak takut kehilangan buah hati? Jika ada, mungkin dia hanya banyak melipat kalender tanpa pernah benar-benar menjadi orang yang dituakan. Seperti mereka yang membuang bayi.

Sebagai orang tua, saya selalu khawatir tentang kondisi anak. Bukan karena ramai isu penculikan anak. Kami tidak tinggal seatap setiap hari.

Orang tua memang harus selalu tahu kondisi dan posisi anak. Anak ada di mana, main bareng siapa, sedang apa, dan seterusnya. Bahkan, tanya tentang tanggung jawab sebagai umat beragama. Sudahkah anaknya melaksanakan salat, misalnya. Tidak hanya tanya sudah makan apa belum dan pertanyaan serumpun dengan itu.

Kekhawatiran dan kecemasan itu tidak harus muncul mengikuti isu. Kekhawatiran itu mestinya selalu ada agar selalu waspada. Tidak perlu takut berlebihan. Tapi, bukan membiarkan anak tanpa pengawasan. Itu juga tidak baik.

Isu penculikan anak bukan hanya ramai saat ini. Dulu, orang desa sering menakuti-nakuti anak-anak dengan ja’ u-jau amaen, badha bigalan (jangan jauh-jauh kalau mau bermain, ada pembegalan). Anak pun nurut. Hanya main di sekitar rumah.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar